Rita Juliani
Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PREDIKSI PERIODE ULANG GEMPA BUMI TAPANULITENGAH DENGAN MENGGUNAKAN METODEWEIBULL DAN EXPONENSIAL Yohana D. Ompusunngu; Rita Juliani
EINSTEIN (e-Journal) Vol 3, No 1 (2015): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.56 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v3i1.5449

Abstract

Tapanuli  Tengah berada pada koordinat 1°11’00” - 2°22’0” LU, dan 98°07’ - 98°12’ BT merupakan salah satu daerah rawan gempa bumi karena memiliki sumber gempa dangkal yang disebabkan aktivitas patahan Sumatera. Penelitian bertujuan memprediksi periode ulang gempa bumi di Tapanuli Tengah menggunakan metode Weibull dan Exponensial. Data yang digunakan adalah data gempa bumi dari tahun 1997-2014 yang diperoleh dari BMKG dan USGS dengan magnitudo  5,0 SR.Data diolah menggunakan metode Weibull dan Exponensial dengan bantuan perangkat lunak Mathematica 8,0. Hasil analisa data untuk penentuan prediksi periode ulang gempa bumi Tapanuli Tengah  menggunakan metode Weibull diperoleh % kemungkinan terjadinya gempa adalah 74,9% dan menggunakan metode Exponensial diperoleh 69,5%. Kata kunci :MetodeWeibull, MetodeExponensial, Prediksi Gempa Bumi
PENCITRAAN DATA GEOLISTRIK RES2DINV DENGAN SURFER 8 BERDASARKAN HASIL INVERSI RES2DINV 3.5 UNTUK MENGETAHUI JENIS BATUAN DI DUSUN I SULKAM LANGKAT Rita Juliani; Rochayanti N. R. Simatupang
EINSTEIN (e-Journal) Vol 2, No 3 (2014): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.876 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v2i3.5330

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui jenis batuan di Dusun I Sulkam dengan posisi koordinat 367000-367742 meter North dan 420616-420979 meter Eastyang merupakan daerah potensi batu gamping.Pengukurandilakukan dengan alat geolistrik Automatic Resistivity System(ARES) konfigurasi Schlumberger. Pengukuran dilakukan pada delapan titik lintasan dan diolah menggunakan software Res2DinVdan Surfer 8 membentuk penampang dua dimensi.Hasil penelitian menunjukkan investigasi penyebaran batu gamping di Dusun I Sulkam berada pada seluruh titik lintasan. Lintasan T1, T2,dan T4  didominasi clay berisikan air tanah sedangkan batu gamping dan batu tufa merupakan batu penudung untuk lapisan clay. Penyusun batuan di lintasan T1, T2,dan T4 pada lapisan pertama berupa batu gamping, lapisan kedua berupa batu tufa, dan lapisan ketiga berupa clay berisikan air tanah yang terdapat disepanjang lintasan. Penyebaran batu gamping di lintasan T3, T5, T6, T7, dan T8 menyebar secara merata disepanjang lintasan sedangkan batu tufa dan clay yang berisikan air tanah penyebarannya relatif kecil dan hanya terdapat di daerah tertentu dibandingkan dengan batu gamping. Kata kunci : batu gamping, geolistrik, Res2DinV, Surfer 8