Mara Bangun Harahap
Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN ABU AMPAS TEBU DAN TEMPURUNG KELAPA TERHADAP KUAT TEKAN BETON Nurhidayah Panjaitan; Mara Bangun Harahap
EINSTEIN (e-Journal) Vol 7, No 1 (2019): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.028 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v7i1.12491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu ampas tebu dan tempurung kelapa terhadap kuat tekan beton. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium beton teknik  UNIMED mulai dari bulan Maret sampai dengan April 2017. Metode pembuatan yang dilakukan adalah SNI 03-2834-2000 yang mengacu pada pembuatan beton mutu K-175 dengan komposisi campuran semen : pasir : kerikil adalah 1 : 2 : 3 dengan FAS 0,5. Beton dibuat berbentuk kubus 15 x 15 x  15 cm.. Setelah beton berumur 24 jam cetakan dibuka dan diberi nomor kode sesuai yang diinginkan dan dirawat dalam bak air. Setelah melalui masa perendaman 28 hari kemudian beton diuji dengan metode uji kuat teka n dan daya serap air. Dari hasil pengujian diperoleh sifat mekanik yaitu kuat tekan beton minimum nya yaitu pada penambahan abu ampas tebu 4% dan tempurung kelapa 3% yaitu rata-rata 16,57 MPa, sedangkan kuat tekan beton maksimum yaitu pada penambahan abu ampas tebu 6% dan tempurung kelapa 4% yaitu rata-rata 18,05 MPa. Dari hasil pengujian daya serap air terjadi penurunan pada beton dengan penambahan 4% tempurung kelapa dan 6% abu ampas tebu (sampel C).Kata Kunci : Beton Normal, Kuat Tekan Beton, Daya Serap Air.
PEMETAAN DAERAH RAWAN AKIBAT GEMPA BUMI DI KABUPATEN KARO BERDASARKAN PERCEPATAN TANAH MAKSIMUM DENGAN METODE MC.GUIRRE.R.K Rupana Rupana; Mara Bangun Harahap
EINSTEIN (e-Journal) Vol 6, No 1 (2018): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.084 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v6i1.12058

Abstract

Kabupaten Karo berada pada koordinat 2.67° LU–3.50° LU Dan 97.83° BT– 98.67° BT merupakan Kabupaten yang rawan terhadap gempa bumi karena memiliki sumber gempa dangkal yang disebabkan oleh patahan sumatera. Penelitian bertujuan bertujuan untuk mengetahui nilai percepatan tanah maksimum, model kontur dan  letak daerah rawan kerusakan gempa bumi di wilayah Kabupaten Karo. Daerah yang diteliti di wilayah Kabupaten Karo yang terletak titik koordinat 2.67° LU–3.50° LU Dan 97.83° BT– 98.67° BT. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Mc.Guirre R.K,data yang digunakan adalah data sekunder dari USGS dengan magnitude ≥5 SR, H ≤60 km metode ini digunakan untuk mengetahui nilai percepatan tanah maksimum, sebagai acuan pemetaan tingkat resiko kerusakan akibat gempa bumi. Hasil analisa data dengan menghitung nilai percepatan tanah di daerah Kabupaten Karo yang paling maksimum yaitu 48,61 gal terletak didaerah Kecamatan Kutabuluh, model kontur menunjukkan pola sebaran yang berbatasan dengan sebelah utara kecamatan Mardinding, Kutabuluh, Namanteran, merdeka. Sebaran daerah yang rawan mengalami kerusakan akibat gempa berkonsentrasi pada empat titik di Kecamatan Mardinding, Kutabuluh, Namanteran, merdeka.Kata Kunci : gempa bumi, Peak ground Acceleration (PGA), Daerah Rawan Kerusakan.