Eva Marlina Ginting
Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS AIR SUMUR BOR DESA PEKAN BANDAR KHALIFAH KABUPATEN SERDANG BEDAGAI BERDASARKAN KUALITAS FISIKA DAN KIMIA Donita Manurung; Eva Marlina Ginting
EINSTEIN (e-Journal) Vol 6, No 2 (2018): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.198 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v6i2.12078

Abstract

Air bersih merupakan air yang dipergunakan untuk keperluan sehari-hari dan kualitasnya memenuhi persyaratan kesehatan air bersih sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan dapat diminum apabila dimasak. Maka dalam hal ini, penelitian bertujuan untuk mengetahui kualitas air sumur bor yang berada pada Desa Pekan Bandar Khalifah Kabupaten Serdang Bedagai berdasarkan parameter fisik  dan kimia dan untuk mengetahui tingkat pencemaran air sumur bor tersebut. Metode analisis air dilakukan dengan membandingkan hasil observasi terhadap parameter baku mutu air minum menurut PERMENKES No.492 Tahun 2010 mengenai Persyaratan Kualitas Air Minum. Pengambilan sampel dilakukan dengan mengambil air sumur bor dari sepuluh sumur bor dengan mengukur Kekeruhan, Zat Padat Terlarut, Tingkat Keasaman (pH) dan kandungan unsur Besi (Fe), Mangan (Mn), Sulfat (SO4) dan Nitrit (NO2) yang terkandung dalam air sumur bor tersebut. Hasil menunjukkan untuk jumlah parameter yang melampaui baku mutu air minum yakni parameter besi (Fe), pH dan dapat disimpulkan bahwa mutu air di kawasan Desa Pekan Bandar Khalifah tergolong dalam air dengan tingkat tercemar ringan yang memerlukan pengolahan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi dengan cemar maksimum sebesar 2,21 dan cemar minimum sebesar 1,03.Kata Kunci : Air Sumur Bor, Kualitas Air, Parameter Fisika, Parameter Kimia.
SINTESIS DAN KAKTERISASI ATKKS/KOMPON KARET/POLIPROPILENA SEBAGAI BAHAN TERMOPLASTIK ELASTOMER Angelina Hasian Sinaga; Eva Marlina Ginting
EINSTEIN (e-Journal) Vol 6, No 3 (2018): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.237 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v6i3.12107

Abstract

Sintesis dan karakterisasi Abu Tandan Kosong Kelapa Sawit (ATKKS) bertujuan untuk mengetahui sifat mekanik campuran ATKKS/kompon karet/Polipropilena dengan variasi komposisi ATKKS (0,2,4,6,8) phr. Menggunakan alat internal mixer laboplastomil model 30 R150 dengan kecepatan putaran 60 rpm selama 12 menit pada suhu 180oC. Kemudian dilakukan cetak tekan panas dan tekan dingin menggunakan hot press dan cold press lalu dipotong dengan standar JIS K 6781 dan dilakukan uji mekanik menggunakan alat Universal Testing Machine (UTM). Berdasarkan analisa dari hasil pengujian sifat mekanik diperoleh sifat mekanik pada modulus elastisitas mengalami penurunan dengan bertambahnya jumlah komposisi ATKKS, begitu juga dengan kekuatan tarik. Dan mengalami peningkatan perpanjangan putus hingga pada komposisi ATKKS 6 phr.Kata Kunci : ATKKS, Kompon karet, Sifat Mekanik, Polipropilena
ANALISIS SIFAT MEKANIK KOMPON KARET DENGAN BAHAN PENGISI ABU TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT M T Saragih; Eva Marlina Ginting
EINSTEIN (e-Journal) Vol 6, No 3 (2018): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.989 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v6i3.12108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat mekanik kompon dengan bahan pengisi Abu Tandan Kosong Kelapa Sawit (ATKKS) yang meliputi kekuatan tarik, perpanjangan putus dan kekerasan. Metode yang dilakukan adalah dengan cara mencampur dan menggiling nanopartikel ATKKS dengan karet SIR 20 hingga homogen dengan menggunakan open mill.Variasi komposisi bahan pengisi ATKKS yaitu 0, 2, 4, 6, dan 8 phr (part per hundred rubber). Analisis kekuatan tarik dan perpanjangan putus pada kompon diuji dengan menggunakan alat uji tarik Tensiometer, sedangkan kekerasan menggunakan Durometer.  Komposisi kompon terbaik terdapat pada sampel dengan bahan pengisi ATKKS 8 phr  dengan nilai kekuatan tarik sebesar 1,2 MPa, nilai perpanjangan putus sebesar 120 % dan nilai kekerasan sebesar 55 Shore A.Kata Kunci : Kompon Karet, Abu Tandan Kosong Kelapa Sawit (ATKKS), Karet Alam