Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Aplikasi Citra Landsat 8 Oli Untuk Menganalisa Kerapatan Vegetasi Mangrove Di Pesisir Kabupaten Langkat Bill Cklinton Simanjuntak; Rita Juliani
EINSTEIN (e-Journal) Vol 4, No 1 (2016): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.711 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v4i1.7866

Abstract

Telah dilakukan penelitian aplikasi citra landsat 8 OLI untuk menganalisa kerapatan vegetasi mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerapatan mangrove di pesisir kabupaten Langkat melalui pengolahan citra Landsat 8 OLI. Metode yang digunakan untuk menganalisa kerapatan mangrove dengan menggunakan komposi citra RGB 564, pemisahan objek mangrove dan objek yang bukan mangrove digunakan klasifikasi unsupervised, menganalisa luasan dan kerapatan mangrove menggunakan formula NDVI. Hasil yang diperoleh dari analisa NDVI pada tahun 2014 tingkat kerapatan mangrove rapat mendominasi distribusi hutan mangrove di pesisir kabupaten Langkat dengan persentase luasan  48,39 % (7552.8 ha),  kerapatan sedang 38,84 % (6061.68 ha) dan kerapatan jarang 13,76 % (1992.15 ha) dengan luas  keseluruhan mangrove 15606.63 ha. Kata Kunci : Kerapatan, Mangrove, NDVI, Pesisir Kabupaten Langkat, Landsat.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK GERAK LURUS KELAS X SEMESTER I SMA NEGERI 11 MEDAN T.A. 2014/2015 Nurliana Nurliana; Rita Juliani
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 1 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.715 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i1.8030

Abstract

This study aims to determine the effect of problem-based learning model for student learning outcomes in the subject matter straight motion X class first semester of SMA 11 Medan T.A. 2014/2015. This research is quasi experiment. The population is the entire class X MIA semester SMA 11 Medan consists of five classes. Samples were taken two classes of grade X MIA 3 as the experimental class and class X MIA 4 as the control class, each of which consist of 40 students is determined by cluster random sampling. Both classes are given different treatment, the experimental class with problem-based learning model and grade control with conventional learning. The data used in the research is a description of the number of about 10 items that have been divalidkan. The results showed that the learning outcomes of students using problem-based learning model has increased significantly. Testing results of the study by testing the hypothesis of effect is obtained that the problem-based learning model for student learning outcomes in the subject matter straight motion X class first semester of SMA 11 Medan T.A. 2014/2015. Keywords :    problem-based learning, straight motion, student learning                        outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERBANTUAN MIND MAP UNTUK HASIL BELAJAR FISIKA SISWA DI SMA NEGERI 3 BINJAI Rahima Rianita; Rita Juliani
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 5, No 4 (2017): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.694 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v5i4.9221

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui hasil belajar fisika dengan penerapan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan mind map. Jenis penelitian adalah quasi experiment, dengan teknik pengambilan sampel secara cluster random sampling. Sampel penelitian untuk kelas eksperimen adalah siswa kelas XI-IPA 4 dan kelas XI-IPA 5 sebagai kelas kontrol, masing-masing berjumlah 32 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah tes essay dengan jumlah 10 soal yang telah divalidasi, serta lembar aktivitas siswa. Hasil penelitian diperoleh rata-rata pre-test kelas eksperimen 38,8 dengan standar deviasi 9,6 dilakukan uji normalitas dan diperoleh data berdistribusi normal. Data pre-test kelas kontrol 35,1 dengan standar deviasi 9,9 dilakukan uji normalitas diperoleh data berdistribusi normal kemudian kedua data pre-test dilakukan uji homogenitas dengan uji varians diperoleh data bersifat homogen selanjutnya setelah kedua data bersifat normal dan homogen dilakukan uji t dua pihak dengan hasil kedua kelas memiliki kemampuan awal yang sama sehingga dapat di jadikan sebagai sampel. Kedua sampel diberikan perlakuan berbeda diperoleh hasil rata-rata post-test kelas eksperimen 67,5  dengan standar deviasi 8,8 dilakukan uji normalitas diperoleh data berdistribusi normal. Data post-test kelas konvensional 54,6 dengan standar deviasi 8,6 diperoleh data berdistribusi normal kemudian kedua data post-test dilakukan uji homogenitas dengan uji varians diperoleh data bersifat homogen selanjutnya data yang telah normal dan homogen kedua kelas dilakukan uji t satu pihak dapat disimpulkan ada perbedaan akibat penerapan  model  pembelajaran  berbasis  masalah  terhadap  hasil  belajar siswa pada materi hukum Newton tentang gerak dan gravitasi. Kata Kunci: pembelajaran berbasis masalah, konvensional, mind map, quasi experiment