I Gede Ariawan Eka Putra
Universitas Udayana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN APLIKASI PEMBAYARAN UANG KOMITE BERBASIS WEBSITE PADA SMA NEGERI 1 RENDANG I Gede Ariawan Eka Putra; I Wayan Supriana; Agus Muliantara
Jurnal Pengabdian Informatika Vol. 1 No. 1 (2022): JUPITA Volume 1 Nomor 1, November 2022
Publisher : Jurusan Informatika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.642 KB) | DOI: 10.24843/JUPITA.2022.v01.i01.p13

Abstract

Komite Sekolah adalah salah satu lembaga mandiri yang dibentuk untuk menjadi wadah yang berperan dalam lingkungan sekolah. Manajemen uang komite sekolah merupakan tanggung jawab langsung dari bendahara sekolah yang pada proses pembayaran masih menggunakan cara yang terbilang konvensional. Terkadang dengan sistem konvensional siswa yang membayar SPP sering mengalami antrian dikarenakan pembayaran tersebut ditulis pada buku besar serta kartu pembayaran yang dipegang oleh siswa. Sebabnya bendahara menjadi kewalahan saat melayani siswa dalam pembayaran dan menyebabkan terus terjadi kekeliruan di dalam percatatan. Alangkah baiknya jika pekerjaan tersebut dirangkai dengan sebuah sistem yang berbasis website serta mampu mempermudah dalam pencatatan maupun dalam pembuatan laporan. Dengan sistem yang dibangun nanti bertujuan untuk mengubah cara konvensional menjadikan sistem digital dalam proses pembayaran uang komite. Sistem pembayaran uang komite dikembangkan mengunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) terdiri dari planning, analysis, desain, dan impelentasi. Dengan menggunkan metode SDLC hasil yang didapat aplikasi berupa website yang bisa diakses dimanapun serta aplikasi tersebut telah disosialisasikan kepada staf sekolah dan nantinya akan mengoperasikan aplikasi tersebut. Dengan hadirnya aplikasi tersebut pembayaran uang komite dapat mengarah ke arah digital dan tidak akan ada lagi mengunakan cara konvensional.