Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Perancangan Alat Pengering Kaki Otomatis Dengan Metode French Fikri Ariansyah; Mochammad Arvin Syarifuddin
SEMNASTERA (Seminar Nasional Teknologi dan Riset Terapan) Vol 2 (2020)
Publisher : SEMNASTERA (Seminar Nasional Teknologi dan Riset Terapan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.284 KB)

Abstract

Penggunaan kain lap dalam jangka waktu yang lama dirasa kurang efektif karena proses penyerapan air akan berkurang, hal ini disebabkan karena kain lap hanya berfungsi menyerap saja dan ketika digunakan oleh orang banyak secara terus menerus daya serapnya tidak akan maksimal. Tujuan utama penulis dalam Perancangan alat pengering kaki otomatis ini yaitu untuk mengefisiensikan waktu serta tenaga pada saat mengeringkan kaki sesudah berwudhu ataupun dari kamar mandi/toilet. Metode perancangan alat ini yaitu menggunakan metode french. Hasil perancangan alat ini yaitu proses pengeringan kaki hanya kurang dari 15 detik karena menggunakan 2 buah blower axial dan 1 buah hairdryer yang akan menyemburkan udara bertekanan untuk proses pengeringannya. Alat ini juga sangat mudah dalam pengoperasiannya karena hanya menginjakkan kaki ke atas alat kemudian secara otomatis alat akan beroperasi.
Analisis Penyebab Utama Kerusakan Belt Conveyor Pada BC 6 System Menggunakan Metode Fishbone Diagram Mochammad Arvin Syarifuddin; Suriyanto Suriyanto
SEMNASTERA (Seminar Nasional Teknologi dan Riset Terapan) Vol 1 (2019)
Publisher : SEMNASTERA (Seminar Nasional Teknologi dan Riset Terapan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (906.867 KB)

Abstract

PT Indonesia Power adalah salah satu anak perusahaan dari PT PLN (Persero) yang menjalankan usaha dalam bidang komersil pada bidang pembangkitan listrik tenaga dengan daya terbesar di Indonesia. Salah satu pemabangkit listrik yang dikelola oleh PT Indonesia Power adalah PLTU UJP JABAR 2 Pelabuhanratu dimana proses pembakaran boiler-nya menggunakan batubara sebagai bahan bakar. Pembongkaran batubara ini menggunnakan belt conveyor sebagai media dalam proses pembongkaran salah satunya adalah BC 6 System. Dalam berjalannya sekian waktu belt conveyor BC 6 System banyak mengalami permasalahan sehingga menarik untuk dilakukan analisi pada belt conveyor BC 6 System. Dalam analisis ini akan didapatkan faktor apa saja yang mempengaruhi kerusakan belt BC 6 System. Analisis dilakukan menggunakan metode penelitian diagram fishbone dengan tujuan untuk mempermudah dalam proses analisis. Didalam diagram fishbone ini sumber permasalah dibagi menjadi 4 katagori yaitu material, machine, human, lingkungan. Sehingga didapatkan penyabab utama dari kerusakan belt conveyor pada BC 6 System adalah jogging, yang membuat kondisi belt cepat rusak. Jadi dengan adanya pengamatan ini kita bisa langsung melakukan penanganan pencegahan dengan tepat dan cepat.
Kajian Eksperimental Penggunaan Ruang Pengering Silinder Vertikal dan Horisontal Mesin Pengering Gabah Tipe Fluidzed Deep Syarifuddin, Mochammad Arvin; Firman, La Ode M.
Jurnal Media Teknik dan Sistem Industri Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jmtsi.v2i1.328

Abstract

Abstract— This study explored experimentally the use of vertical and horisontal position of cylindrical drying chamber dryer Fluidzed Deep against temperature distribution, humidity, drying rate, decreasing grain water level, and decreasing grain mass. The method used in this research is design and experiment. This machine uses a burning furnace as a heat source,sengon/ albasia wood as fuel, flat plate type heat exchanger, cyclone to convert wet vapor to dry vapor, filter to dry vapor cleaner, cylindrical drying chamber, blower to blow air, and Jig to support all components. This experiment was carried out three times for the drying chamber in a vertical position, and three times for the drying chamber in a horisontal position. In one drying time, it takes about 270 minutes. In the drying chamber measured temperature and humidity at 12 points of measurement. The results showed that the horisontal cylinder drying chamber produced higher temperature distribution than the vertical cylinder drying chamber, but the temperature distribution was less even, the vertical cylinder dryer produced lower humidity than the horisontal cylinder drying chamber, but resulted in higher deviation than the horisontal cylinder dryer. Drying rate, decrease in grain water content, average grain decrease on average faster than horisontal cylinder. The process of reducing the grain moisture content from about 20% bb to a moisture content of dry milled grains of about 14% bb occurred for 270 minutes or about 4, 5 hours. Keyword: Experimental design; Fluized deep dryer; dryer efficiency 
Rancang Bangun Mesin Pemanas Bearing Menggunakan Metode Induksi Untuk Kebuuhan Industri Rizkian, Ogi; Syarifuddin, Mochammad Arvin; Syah, Kadarisman
SEMNASTERA (Seminar Nasional Teknologi dan Riset Terapan) Vol 7 (2025)
Publisher : SEMNASTERA (Seminar Nasional Teknologi dan Riset Terapan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bearing merupakan salah satu komponen penting dalam sistem mekanik yang berfungsi untuk mengurangi gesekan dan menopang beban putar. Pada proses pemasangan bearing ke poros, diperlukan teknik khusus agar tidak terjadi kerusakan akibat kesalahan pemasangan. Salah satu metode yang banyak digunakan adalah pemanasan bearing sebelum dipasang, sehingga terjadi pemuaian termal yang memudahkan proses pemasangan tanpa perlu menggunakan gaya tekan berlebih.Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat pemanas bearing yang efektif, aman, dan sesuai kebutuhan industri. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem pemanas berbasis induksi/elektrik, pembuatan prototipe, serta pengujian performa alat. Parameter utama yang diuji adalah waktu pemanasan, distribusi temperatur, konsumsi energi, serta keamanan penggunaan.Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat pemanas bearing yang dirancang mampu mencapai temperatur kerja optimal (±110°C) dalam waktu singkat dengan distribusi panas yang merata. Selain itu, alat ini dinilai lebih praktis dan ekonomis dibandingkan metode konvensional seperti pemanasan dengan oli atau kompor listrik. Dengan demikian, alat pemanas bearing ini dapat menjadi solusi tepat guna untuk mendukung kebutuhan industri, khususnya dalam meningkatkan efisiensi dan keandalan proses pemasangan bearing.
Rancang Bangun Mesin Pemotong Batu Hijau Ramdhani, Mohammad Haris; Gusdiana, Dias Ananta; Syah, Kadarisman; Syarifuddin, Mochammad Arvin
SEMNASTERA (Seminar Nasional Teknologi dan Riset Terapan) Vol 7 (2025)
Publisher : SEMNASTERA (Seminar Nasional Teknologi dan Riset Terapan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batu hijau Sukabumi merupakan material alam bernilai tinggi yang banyak digunakan pada konstruksi dan dekorasi karena ketahanan dan tampilan estetikanya. Namun, proses pemotongan batu pada industri kecil menengah masih kurang efisien, memerlukan waktu lama, dan menghasilkan ukuran potong yang tidak konsisten. Oleh karena itu, perancangan ini bertujuan merancang mesin pemotong batu hijau multidimensi yang mampu menghasilkan potongan presisi dengan berbagai ukuran secara lebih cepat dan efisien. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan, penentuan spesifikasi teknis, pemodelan CAD, serta perhitungan komponen mesin seperti motor, poros, pasak, sabuk, puli, bantalan, dan struktur rangka. Mesin dirancang menggunakan motor listrik sebagai sumber penggerak utama dan sistem transmisi sabuk untuk mentransfer daya, dengan mekanisme pengatur dimensi yang mudah dioperasikan. Hasil perancangan menunjukkan bahwa mesin mampu memotong batu hijau dengan tingkat akurasi dan stabilitas yang baik, serta meningkatkan efisiensi waktu. Rangka yang kokoh dan sistem transmisi yang tepat mampu menjaga kestabilan putaran serta kualitas hasil potong. Mesin pemotong batu hijau multidimensi ini menggunakan detail mesin yaitu motor Listrik 2phasa 10Hp 2850rpm, dengan komponen berupa 2 pulley diameter 152,4mm, 101,6mm dihubungkan dengan v-belt tipe-b 1626mm, poros yang digunakan merupakan poros pejal dengan diameter 50mm.