Ika Yuli Astuti
Maksi FEB UGM

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENETAPAN UNIT COST LAYANAN KESEHATAN (STUDI PADA RUMAH SAKIT JIWA PROF. DR. SOEROJO MAGELANG) Ika Yuli Astuti
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 7, No 4 (2019): November
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v7i4.58871

Abstract

Abstrak Tujuan – penelitian ini ialah untuk mengeksplorasi struktur  biaya  dalam  perhitungan  unit cost layanan pada Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Soerojo Magelang dengan  metode  activity based costing.Metode Penelitian – Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Studi kasus deskriptif dilakukan untuk menjabarkan kondisi dan  sistem  penetapan  biaya rumah sakit dan studi kasus eksplorasi untuk mengungkap  struktur  cost  dan  perhitungan unit cost layanan dengan metode ABC. Perhitungan unit cost dilakukan atas layanan core needle biopsy (CNB) untuk kasus tiroid dan layanan invasi pembesaran tiroid dengan tindakan radio frequency ablation (RFA)Temuan – Kendali biaya dan kendali mutu pada RS Jiwa Prof. Dr. Soerojo tidak berjalan optimal dan sistem akuntansi biaya tidak berjalan. Struktur biaya pada unit cost layanan CNB terdiri atas biaya langsung 35.15% dan biaya tidak langsung 64.85% dan untuk layanan RFA biaya langsung 83,76%, biaya tidak langsung 16,24%. Struktur biaya berdasarkan sifat biaya maka layanan CNB terdiri dari 11,45% biaya tetap, 35.58% biaya variabel dan 52,97% biaya campuran dan untuk layanan RFA biaya tetap sebesar 2,87%, biaya  variabel  83,87%  dan biaya campuran sebesar 13,27%.Originalitas – Penelitian ini memandang unit cost dalam paket diagnosis dan tindakan pada penanganan suatu penyakit tertentu, sehingga unit cost layanan  merupakan  seluruh  biaya  yang dikeluarkan dari pasien melakukan pendaftaran sampai dengan pasien pulang.Cara pandang tersebut untuk lebih mendekati metode pada tarif INA-CBG’s