Neneng Wulandari
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS ANALISIS MUTU DAN BIAYA MUTU (Studi Pada PT Aseli Dagadu Djokdja) Neneng Wulandari
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 6, No 3 (2018): August
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v6i3.59082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem mutu, biaya mutu dari tahun2014-2016, dan faktor-faktor penyebab sistem mutu dan biaya mutu yang didugabelum baik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakanmetode studi kasus. Penelitian ini menggunakan kuesioner, wawancara, observasidan dokumentasi dalam pengumpulan data. Penelitian ini berpedoman pada ISO9001:2015 untuk sistem mutu dan metode PAF untuk biaya mutu. Hasil penelitianini menunjukkan bahwa di PT Aseli Dagadu Djokdja dalam konteks organisasicukup baik, kepemimpinan cukup baik, perencanaan cukup baik, pendukungcukup baik, operasional sangat baik, evaluasi kinerja kurang baik, dan peningkatan sangat baik. Sedangkan biaya mutu di PT Aseli Dagadu Djokdja daritahun 2014-2016 bersifat fluktuatif, hal ini menunjukkan bahwa biaya mutu di PTAseli Dagadu Djokjda belum efektif, dikarenakan melebihi batas optimal yangditentukan oleh pakar mutu, hal ini juga didukung oleh hasil kuesioner biaya mutuyang kurang baik. Faktor penyebab sistem mutu di PT Aseli Dagadu Djokjdabelum baik dikarenakan tidak semua divisi menentukan isu-isu internal maupuneksternal, belum ada kebijakan mutu, divisi produksi dan divisi keuangan masihdalam satu departemen, sumber daya manusia, informasi secara keseluruhanbelum didokumentasikan dengan baik, belum ada audit internal mutu. Sedangkan,faktor penyebab biaya mutu belum baik yaitu tidak adanya pelaporan biaya mutudan biaya yang dikeluarkan dalam rangka peningkatan biaya mutu belum efektif.Penelitian ini hanya menggunakan biaya mutu yang dapat teridentifikasi di PTAseli Dagadu Djokdja, sehingga peneliti tidak menganalisis biaya mutu yang tersembunyi (hidden quality cost).