Lila Fitriana
Maksi FEB UGM

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (Studi Pada Inspektorat Kabupaten Ponorogo) Lila Fitriana
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 3, No 3 (2015): August
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.044 KB) | DOI: 10.22146/abis.v3i3.59315

Abstract

Kondisi kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di Indonesia berdasarkan hasil penilaian BPKP menunjukkan bahwa sebagian besar berada pada level 1 berdasarkan kriteria IACM yang dikembangkan oleh IIA. Sedangkan pada tahun 2019, pemerintah menargetkan 85% APIP sudah harus berada pada level 3, sehingga perlu dilakukan peningkatan kapabilitas. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi dalam meningkatkan kapabilitas APIPObyek penelitian yang dipilih yaitu Inspektorat Kabupaten Ponorogo karena level kapabilitasnya masih berada pada level 1. Peneliti melakukan evaluasi terhadap kondisi kapabilitas Inspektorat Kabupaten Ponorogo saat ini, mengkaji faktor-faktor yang menyebabkan Inspektorat Kabupaten Ponorogo belum bisa mencapai level kapabilitas yang lebih tinggi, dan mengkaji upaya yang harus dilakukan agar Inspektorat tersebut dapat meningkatkan kapabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inspektorat Kabupaten Ponorogo baru memenuhi 20 indikator atau indikator dari 58 indikator (34,5%) yang mewakili 10 KPA terkait dengan 6 elemen pengawasan IACM yang dipersyaratkan untuk naik ke level yang lebih tinggi yaitu level 2.Faktor yang menyebabkan Inspektorat tersebut belum bisa mencapai level yang lebih tinggi yaitu kurangnya komitmen kepala daerah, kurangnya komitmen pimpinan APIP, kurang optimalnya kerja tim peningkatan kapabilitas APIP, keterbatasan sumber daya manusia, dan kurangnya koordinasi. Sedangkan upaya yang harus dilakukan untuk meningkatkan kapabilitasnya yaitu melakukan peningkatan koordinasi, peningkatan sumber daya manusia, penyempurnaan tahap peningkatan kapabilitas APIP, perbaikan proses bisnis APIP, dan benchmarking.