Penelitian ini membahas mengenai Penerapan dan Pelaksanaan Penganggaran Berbasis Kinerja di Pusat Survei Geologi. Materi studi kasus ini terdiri dari proses-proses penganggaran termasuk perencanaan, penerapan, pengukuran dan evaluasi kinerja serta pelaporan. Studi kasus ini menggambarkan kendala-kendala yang dihadapi dalam proses penganggaran, pelaksanaan dan evaluasi.Dengan menggunakan penelitian kualitatif, data diperoleh dengan setting alamiah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil pengumpulan data dianalisis dengan metode triangulasi menggunakan paradikma diskriptif. Teori pendekatan yang digunakan untuk mendiskripsikan pemahaman yang mendalam dari proses penganggaran di Pusat Survei Geologi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum Penganggaran Berbasis Kinerja yang ideal belum tercapai, para pegawai dan pimpinan belum memahami makna Penganggaran Berbasis Kinerja.Ada beberapa kesalahan dalam tahapan proses penganggaran termasuk perencanaan, implementasi, pengukuran dan evaluasi kinerja serta pelaporan. Kurangnya sistem penghargaan dan sangsi, Pengendalian Intern serta etika kerja menjadi penyebab-penyebab permasalahan yang ada.