Sehat Simatupang
Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Medan

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUHMODELPROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASILBELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK SUHU DAN KALOR DI KELAS X SEMESTER IISMA NEGERI1SIANTAR NARUMONDA T.P 2015/2016 Eka Inomiaty Panjaitan; Sehat Simatupang
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 4, No 4 (2016): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.712 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v4i4.5662

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok suhu dan kalor di kelas X Semester II SMA Negeri 1 Siantar Narumonda T.P 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Populasi dalam penelitian  adalah seluruh siswa kelas X Semester II SMA Negeri 1 Siantar Narumonda T.P 2015/2016 yang terdiri dari 8 kelas berjumlah 280 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan mengambil 2 kelas dari 8 kelas secara acak yaitu kelas X-7 sebagai kelas dan kelas X-8 sebagai kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 35 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda dengan jumlah 20 soal dan aktivitas siswa dengan menggunakan lembar observasi yang dilakukan oleh dua observer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh model problem based learning terhadap hasil belajar siswa di kelas X Semester II SMA Negeri 1 Siantar Narumonda T.P 2015/2016. Kata Kunci : problem based learning, hasil belajar, suhu dan kalor
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI GERAK LURUS DI KELAS X SMAN 2 PERCUT SEI TUAN T.A. 2017/2018 Matias Irfan; Sehat Simatupang
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 6, No 4 (2018): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.795 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v6i4.12486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model kooperatif tipe group investigation (GI) terhadap hasil belajar siswa pada materi gerak lurus Kelas X Semester I SMA N 2 Percut Sei Tuan T.A. 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X yang terdiri dari 4 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara random sampling dengan mengambil 2 kelas secara acak yaitu kelas X IPA-1 dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe GI dan kelas X IPA-3 dengan pembelajaran konvensional. Jumlah siswa masing-masing kelas berjumlah 35 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa adalah tes hasil belajar dalam bentuk uraian dengan jumlah 8 soal yang sudah dinyatakan valid oleh validator dan lembar observasi aktivitas siswa yang dilakukan oleh dua observer. Uji hipotesis digunakan uji beda (uji t), uji prasyarat yang dilakukan, yaitu uji normalitas dan uji homogenitas maka berdasarkan hasil uji t dapat dikatakan ada pengaruh penggunaan model kooperatif tipe group investigation pada materi gerak lurus Kelas X Semester I SMA N 2 Percut Sei Tuan T.A. 2017/2018. Kata Kunci: model pembelajaran kooperatif tipe group investigation, hasil belajar, gerak lurus
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK LISTRIK DINAMIS DI KELAS X SEMESTER II SMA NEGERI 14 MEDAN T.P. 2014/2015 Roniati Sinaga; Sehat Simatupang
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 4, No 1 (2016): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.703 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v4i1.5435

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran berbasis masalah untuk terhadap hasil belajar siswa pada materi listrik dinamis kelas X SMA Negeri 14 Medan T.P 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas  X SMA Negeri 14 Medan yang terdiri dari 9 kelas. Sampel penelitian diambil 2 kelas yang ditentukan dengan cluster random sampling, yaitu kelas X-3 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data ada dua, yaitu: 1) Tes hasil belajar yang berbentuk pilihan ganda yang dibuat sebanyak 15 soal yang terdiri dari 5 pilihan yang telah dinyatakan valid oleh validator, dan 2) Lembar observasi aktivitas belajar siswa. Data penelitian menunjukkan rata-rata pretes kelas eksperimen adalah 35,74 dan pada kelas kontrol diperoleh rata-rata pretes 36,94. Setelah diberikan perlakuan pada masing-masing kelas diperoleh rata-rata postes pada kelas eksperimen sebesar 74,07 dan pada kelas kontrol diperoleh rata-rata postes siswa 68,47. Hasil penelitian menggunakan uji t menunjukkan ada pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran berbasis masalah untuk terhadap hasil belajar siswa pada materi listrik dinamis kelas X.   Kata Kunci: pembelajaran berbasis masalah, hasil belajar.  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASI MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA PADA MATERI POKOK TEORI KI NETIK GAS DI SMA Rinaldo RH Sihole; Sehat Simatupang
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 4, No 2 (2016): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.488 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v4i2.5514

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran  berbasis masalah terhadap hasil dan aktivitas belajar siswa pada materi pokok teori kinetik gas kelas XI SMA Negeri 5 Medan T.P. 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi penelitian  adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 5 Medan T.P. 2014/2015 yang terdiri dari 8 kelas, dengan cara cluster random sampling terpilih kelas XI MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar dan lembar observasi aktivitas siswa. Berdasarkan uji beda nilai rata-rata pretes menunjukkan bahwa kedua kelas memiliki kemampuan awal yang sama. Setelah perlakuan, diperoleh nilai rata-rata postes kelas eksperimen dengan model pembelajaran berbasis masalah 72,42 dan kelas kontrol dengan model pembelajaran konvensional 58,90. Hasil pengujian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Selanjutnya dari data observasi menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa dalam kelompok eksperimen termasuk dalam kategori aktif. Berdasarkan hal terdapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil dan aktivitas belajar siswa pada materi teori kinetik gas. Kata Kunci : pembelajaran berbasis masalah, hasil belajar fisika