Makmur Sirait
Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Medan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP PENGETAHUAN KONSEPTUAL SISWA PADA MATERI SUHU DAN KALOR Widya Avelia M.; Makmur Sirait
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 7, No 1 (2019): INOVASI PEMBELAJARAN FISIKA (INPAFI)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.821 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v7i1.13513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe GI terhadap pengetahuan konseptual dan aktivitas siswa pada materi suhu dan kalor. Jenis penelitian ini adalah quasi exsperiment dengan menggunakan two group pretest-posttest design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yang masing-masing berjumlah 32 siswa di SMA Free Methodist 1 Medan, pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes berupa pengetahuan konseptual siswa dalam bentuk esai sebanyak 10 soal. Nilai rata-rata aktivitas belajar siswa kelas eksperimen dalam empat kali pertemuan menunjukan peningkatan. Nilai rata-rata postes eksperimen adalah 75,15 dan kelas kontrol adalah 59,53. Setelah diuji dengan uji t menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation terhadap pengetahuan konseptual siswa pada materi suhu dan kalor di kelas X Semester II SMA Free Methodist 1 Medan T.P 2017/2018.Kata kunci : Model  group investigation, aktivitas, pengetahuan konseptual.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK SUHU DAN KALOR Nita Ariany Purba; Makmur Sirait
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 4 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.449 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i4.5395

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penggunaan model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar siswa dan mengetahui aktivitas siswa. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan two group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X Semester II yang terdiri dari 5 kelas berjumlah 235 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling sebanyak 2 kelas yaitu kelas X-1 yang berjumlah 39 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas X-4 yang berjumlah 35 orang sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan yaitu tes hasil belajar berbentuk pilihan berganda dengan jumlah 15 soal dan lembar observasi aktivitas siswa yang diamati oleh dua observer. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t setelah data berdistribusi normal dan homogen. Berdasarkan analisis data dan uji hipotesis diperoleh bahwa ada pengaruh model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok suhu dan kalor dan aktivitas siswa dikategorikan aktif.   Kata kunci : inquiry training, hasil belajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA David Manurung; Makmur Sirait
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 4, No 3 (2016): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.018 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v4i3.5581

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar siswa pada materi listrik dinamis. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan populasi seluruh siswa kelas X SMA Negeri 11 Medan yang berjumlah 8 kelas. Sampel penelitian ini terdiri dari 2 kelas yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling, yaitu kelas X-8 sebanyak 40 orang sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran inquiry training dan kelas X-5 sebanyak 39 orang sebagai kelas kontrol dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Setelah dilakukan perlakuan pada masing-masing kelas diperoleh rata-rata nilai postes pada kelas eksperimen sebesar 75,60 dan rata-rata postes kelas kontrol sebesar 62,18. Dari hasil pengamatan observer diperoleh rata-rata peningkatan aktivitas n-gain siswa cukup baik dari pertemuan I ke pertemuan II sebesar 0,58 dengan kategori sedang dan dari pertemuan II ke pertemuan III sebesar 0,86 dengan kategori tinggi. Dari hasil uji hipotesis diperoleh ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar siswa. Kata Kunci :Model Pembelajaran Inquiry Training, Pembelajaran Konvensional, Aktivitas, Hasil Belajar