Sahyar Sahyar
Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEK MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PADA MATERI KALOR DAN PERPINDAHANNYA DI SMP NEGERI 38 MEDAN KELAS VII SEMESTER II T.A. 2013/2014 Sepdian Anggreani Siahaan; Sahyar Sahyar
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 5, No 1 (2017): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.501 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v5i1.6602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  apakah hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran inquiry training lebih baik daripada pembelajaran konvensional pada materi pokok kalor dan perpindahannyadi kelas VII SMP Negeri 38 Medan. Jenis penelitian ini adalah  quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII Semester genap SMP Negeri 38 Medan terdiri dari delapan kelas. Sampel penelitian ini diambil dua kelas yaitu kelas VII-2 (sebagai kelas eksperimen) dan kelas VII-5 (sebagai kelas kontrol) yang masing-masing berjumlah 35 siswa ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Kemudian diberikan perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen dengan model pembelajaran inquiry training dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penelitian ini digunakan tes pilihan berganda dengan jumlah 20 item yang telah divalidkan oleh validator. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen adalah 37,71 dan nilai rata-rata kelas kontrol adalah 34,14. Melalui pengujian statistik diperoleh hasil yang signifikan bahwa kemampuan awal kedua kelas adalah setara. Kemudian diberikan perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen dengan model pembelajaran inquiry training dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Data postes yang diperoleh yaitu hasil rata-rata kelas eksperimen 72,71 dan kelas kontrol 57,71. Hasil ini menggambarkan bahwa ada efek model pembelajaran inquiry training dalam meningkatkan hasil belajar Fisika.Kata Kunci: quasi eksperimen, inquiry training, konvensional.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN KONSEPTUAL SISWA KELAS X PADA MATERI SUHU DAN KALOR Susilawaty Siregar; Sahyar Sahyar
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 5, No 4 (2017): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.609 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v5i4.9222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) terhadap pengetahuan konseptual fisika siswa pada materi suhu dan kalor. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan menggunakan desain penelitian pretest-postest control group. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 5 Medan dengan teknik pengambilan sampel secara random sampling dan pemilihan kelas dilakukan secara random, didapatkan siswa kelas X MIPA 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIPA 1 sebagai kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 35 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes esai pengetahuan konseptual dengan jumlah soal 9 item dan lembar observasi afektif serta keterampilan. Analisis data menggunakan uji t pada taraf signifikansi 5% dengan uji prasyarat normalitas dan homogenitas. Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen adalah 7,17 dan kelas kontrol adalah 7,38 sedangkan nilai rata-rata postes kelas eksperimen adalah 69,56 dan kelas kontrol adalah 46,81. Peningkatan pengetahuan konseptual sebesar 48,6 %. Berdasarkan hasil observasi didapatkan rata-rata afektif siswa 2,2 dalam kategori baik sekali sedangkan rata-rata keterampilan siswa 2,1 dalam kategori baik sekali. Hasil uji hipotesis dengan uji t menunjukkan ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe GI terhadap pengetahuan konseptual atau dapat dikatakan bahwa pengetahuan konseptual fisika dengan model kooperatif tipe GI lebih baik daripada pembelajaran konvensional. Kata Kunci: model group investigation, media visual, pengetahuan konseptual