Henok Siagian
Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Medan

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJARSISWA PADA MATERI POKOK FLUIDA DINAMISKELAS XI DI SMA SWASTA BINTANGTIMUR 1 BALIGE T.P. 2015/2016 Henok Siagian; Melisa Simarmata
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 4, No 4 (2016): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.554 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v4i4.5640

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Fluida Dinamis kelas XI di SMA Swasta Bintang Timur 1 Balige T.P. 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian  adalah seluruh siswa kelas XI Semester genap SMA Swasta Bintang Timur 1 Balige. Menggunakan teknik cluster random sampling terpilih kelas XI IA-3 sebagai kelas kontrol dan XI IA-4 sebagai kelas eksperimen yang masing-masing berjumlah 40 orang. Hasil uji hipotesis menggunakan uji beda (uji-t) diperoleh ada pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GI terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Fluida Dinamis kelas XI di SMA Swasta Bintang Timur 1 Balige T.P. 2015/2016.   Kata kunci : model pembelajaran kooperatif tipe GI, model pembelajaran langsung, hasil belajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK BESARAN FISIKA DAN SATUANNYA Henok Siagian; Hunter Lumbanbatu
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 1 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.289 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i1.8021

Abstract

This research aimed to determine the effect of Problem Based Learning Model on physics learning outcome of students in the subject physics mulberry and its unit in X class SMA Katolik Budi Murni 3 of Medan T.P 2013/2014. The kinds of this reaserch is quasi-experimental. The population in this research is all of the students of  X class SMA Katolik Budi Murni 3 of Medan which consisting of  4 classes totally 130 sample students . the cluster random sampling was done by taking 2 classes of 4 classes are randomly. The class of X­­-2 as experiment class and X-4 as control class that each class is 34 and 36 students. The instrument used achievement test is a multiple-choice test consist of 10 questions that have fulfilled content validity. The eksperimental class treated by using Problem Based Learning Model  and control class by using convensional model. Based on t test that Ha is accepted, it means that Problem Based Learning Model has significant impact in improving student learning outcomes. Keywords : Problem Based Learning Model, Studing Result and StudentActivity.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK KINEMATIKA GERAK LURUS DI SMA NEGERI 1 TANJUNG MORAWA T.P. 2015/ 2016 Henok Siagian; Rizal Yosua Manurung
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 4, No 2 (2016): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.125 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v4i2.5506

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berdasarkan masalah terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok kinematika gerak lurus di kelas X SMA Negeri 1 Tanjung Morawa T.P. 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan populasi seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Tanjung Morawa T.P. 2015/2016 yang terdiri dari 10 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan mengambil 2 kelas yaitu kelas X-9 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-10 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar berbentuk essay test dengan jumlah 9 soal dan lembar observasi untuk mengamati aktivitas siswa. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen 15,88 dan kelas kontrol 14,91. Berdasarkan uji normalitas dan uji homogenitas diperoleh bahwa data pretes kedua kelas sampel normal dan homogen. Setelah diberi perlakuan berbeda, yaitu model pembelajaran berdasarkan masalah pada kelas eksperimen dan pembelajaran konvensional pada kelas kontrol maka diperoleh nilai rata-rata postes kelas eksperimen 63,85 dan kelas kontrol 53,55. Hasil observasi menunjukkan bahwa aktivitas kelas eksperimen meningkat setiap pertemuan, dengan nilai rata-rata masing-masing secara berurut adalah  60, 66 dan 73. Hasil uji hipotesis diperoleh bahwa ada pengaruh model pembelajaran berdasarkan masalah terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok kinematika gerak lurus di kelas X semester I SMA Negeri 1 Tanjung Morawa T.P. 2015/2016. Kata kunci: model pembelajaran berdasarkan masalah, hasil belajar, aktivitas.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK LISTRIK DINAMIS Henok Siagian; Riris A. Situmorang
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 4, No 1 (2016): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.136 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v4i1.5421

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar siswa kelas X pada materi pokok listrik dinamis di SMA Negeri 1 Girsang Sipanganbolon. Jenis penelitian ini merupakan quasi eksperimen. Adapun populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang terdiri dari 8 kelas dan berjumlah 240 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan jumlah sampel masing-masing 30 orang untuk kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dari analisa data diperoleh skor rata-rata pretes kelas eksperimen 43,4 pada kelas kontrol sebesar 43,3. Kedua kelas berdistribusi normal dan homogen. Kemudian dilakukan uji hipotesis yang menunjukkan kemampuan awal siswa kedua kelas tersebut sama. Pembelajaran dengan menggunakan model Inquiry Training pada kelas ekperimen dan model pembelajaran konvensional pada kelas kontrol menghasilkan skor rata-rata postes kelas eksperimen 75,1 dan kelas kontrol 65,6. Kedua kelas juga merupakan data yang normal dan homogen. Kemudian dilakukan uji hipotesis yang menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar siswa kelas X pada materi pokok listrik dinamis di SMA Negeri 1 Girsang Sipanganbolon   Kata Kunci  : inquiry training, hasil belajar, keterampilan proses sains.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING BERBANTU ANIMASI FLASH TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA MATERI FLUIDA DINAMIS Golden Sianipar; Henok Siagian
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 5, No 4 (2017): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.201 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v5i4.9217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran inquiry training berbantu animasi flash terhadap keterampilan proses sains pada materi pokok fluida dinamis. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental dengan desain penelitian Two Group Pretes – Posttes design. Sampel kelas diambil dengan metode random sampling. Sampel penelitian adalah kelas XI IPA -4 berjumlah 33 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA-3 berjumlah 33 orang sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes keterampilan proses sains dalam bentuk essay dengan jumlah soal 7 buah yang telah dinyatakan valid oleh para ahli dan lembar observasi aktivitas keterampilan proses sains. Berdasarkan Hasil penelitian di dapat nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 18,78 dan rata-rata hasil postest sebesar 72,45, sedangkan Nilai rata-rata kelas kontrol untuk pretest adalah 16,81 dan nilai rata-rata postest sebesar 66,48. Perhitungan Aktivitas siswa dengan  rata-rata observasi aktivitas yaitu 67,2% pada kategori aktif. Dari uji hipotesis menggunakan uji-t postest di peroleh adanya pengaruh signifikan model pembelajaran inquiry training terhadap  keterampilan proses sains siswa dibandingkan pembelajaran konvensional. Kata kunci : model pembelajaran, fluida dinamis, keterampilan proses sains.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBANTUAN MEDIA ANIMASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK SUHU DAN KALOR DI KELAS X SMA SWASTA NUSANTARA LUBUK PAKAM T.P 2015/2016 Dessy Yulia Sitepu; Henok Siagian
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 4, No 3 (2016): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.264 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v4i3.5584

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada perbedaan hasil belajar siswa akibat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan media animasi terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Suhu dan Kalor di kelas X semester II SMA Swasta Nusantara Lubuk Pakam T.P 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi experiment dengan desain two group pretest-postest. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes pilihan berganda dengan jumlah 20 item yang telah divalidasi sesuai dengan standar soal yang baik. Hasil uji hipotesis menggunakan uji beda (uji-t satu pihak) diperoleh ada perbedaan yang signifikan akibat pengaruh penerapan model kooperatif tipe STAD berbantuan media animasi terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Suhu dan Kalor di kelas X semester II SMA Swasta Nusantara Lubuk Pakam T.P 2015/2016. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad, Model Pembelajaran Langsung, Media Animasi, Hasil Belajar.