Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan kurangnya pemahaman siswa tentang unsur-unsur bangun ruang dalam proses pembelajaran matematika, serta perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang kurang sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa sehingga pembelajaran terlihat monoton dan siswa kurang aktif dalam pembelajarannya. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 1 Maleber Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 1 Maleber dengan jumlah siswa sebanyak 23 siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami konsep bangun ruang. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas, model Kemmis dan MC Taggart dengan tahapan-tahapannya, yaitu: perencanaan, tindakan , pengamatan , dan refleksi. Pada siklus I, hasil penilaian RPP mencapai rata-rata 2,90, hasil penilaian pelaksanaan pembelajaran mencapai rata-rata 3,22, hasil penilaian aktifitas siswa mencapai rata-rata 3,15, hasil evaluasi mencapai rata-rata 68, dan hasil penilaian karya siswa mencapai rata-rata 42,5. Pada siklus II, hasil penilaian RPP mencapai rata-rata 3,58, hasil penilaian pelaksanaan pembelajaran mencapai rata-rata 3,67, hasil penilaian aktifitas siswa mencapai rata-rata 3,55, hasil evaluasi mencapai rata-rata 83, dan hasil penilaian karya siswa mencapai rata-rata 55. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan penggunaan alat peraga model bangun ruang dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang unsur-unsur bangun ruang.