Mutia Sumarni
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Langsa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DETERMINAN KEPUTUSAN MAHASISWA EKONOMI SYARIAH MEMILIH RUMAH KOST (Studi Kasus Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah IAIN Langsa) Mutia Sumarni; Sri Wahyuni
Jurnal Mahasiswa Akuntansi Samudra Vol 2 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (878.013 KB)

Abstract

Calon Mahasiswa yang bukan berasal dari Kota Langsa akan menemui masalah utama yaitu dimana mereka akan tinggal selama menempuh Pendidikannya. Dengan adanya rumah kost Mahasiswa dapat menempuh Pendidikannya. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi keputusan Mahasiswa memilih rumah kost yaitu faktor Harga, Lokasi dan Kondisi rumah kost tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Harga, Lokasi dan Kondisi terhadap keputusan Mahasiswa memilih rumah kost. Pendekatan penelitian ini adalah Kuantitatif dengan sifat penelitian explanatory. Populasi penelitian berjumlah 375 Mahasiswa yang jumlahnya di ambil dari data Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah dari tahun 2015-2018, dengan jumlah sampel sebanyak 102 Mahasiswa, sampai dimana teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda, Uji hipotesis pertama sampai ke tiga dengan program SPSS hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara Harga terhadap keputusan Mahasiswa memilih rumah kost dimana nilai sig sebesar 0,112 > 0,05 dan nilai t hitung 1,606 < t tabel 1.98447. Tidak ada pengaruh yang signifikan antara Lokasi terhadap keputusan Mahasiswa memilih rumah kost dimana nilai sig sebesar 0,659 > 0,05 dan nilai t hitung -0,443 < t tabel 1,98447. Ada pengaruh yang signifikan antara Kondisi terhadap keputusan mahasiswa memilih rumah kost dimana nilai sig sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung 5,378 > t tabel 1,98447. Nilai adjusted R2 sebesar 0,242 yang berarti bahwa 24,2% variasi nilai keputusan memilih yang ditentukan oleh tiga variabel yang berpengaruh terhadap keputusan mahasiswa memilih rumah kost yaitu Harga, lokasi dan Kondisi, sedangkan sisanya 75,8 % di jelaskan oleh variabel lain yag tidak ada dalam penelitian ini.
Analisis Pengangguran Terdidik dalam Perspektif Etos Kerja Islam di Gampong Seuneubok Kuyun Kecamatan Idi Timur Nadia Juliana; Iskandar Budiman; Mutia Sumarni
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 3, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/jim.v3i1.3292

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang menganalisis Pengangguran Terdidik dalam Perspektif Etos Kerja Islam di Gampong Seuneubok Kuyun Kecamatan Idi Timur.Teori Human Capital yang menyatakan bahwa seseorang dapat meningkatkan penghasilannya melalui peningkatan pendidikan. Namun kenyataan nya, Semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang maka semakin tinggi pula harapan untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Apakah Kendalapengangguran terdidik untuk mencari Pekerjaan dalam Perspektif Etos Kerja Islam, Bagaimana Pengangguran Terdidik dalam Perspektif Etos Kerja Islam. Adapun tujuan penelitiaan ini adalah untuk mengetahui Kendala pengangguran terdidik dan untuk mengetahui analisis penganguran terdidik dalam Perspektif Etos Kerja Islam di Gampong Seuneubok Kuyun Kecamatan Idi Timur. Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data melalui metode observasi, wawancara, dokumentasi dan analisis data dengan pendekatan deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan Kendala yang dihadapi oleh penggangguran terdidik di Gampong Seuneubok Kuyun dalam mendapatkan pekerjaan meliputi berbagai macam kendala seperti, Skill sehingga kurang diminati dunia kerja, kecurangan dalam dunia kerja, tidak adanya modal usaha yang tersedia, dan kemalasan. Selain itu banyaknya pengangguran terdidik bertentangan dengan ajaran Islam yang mengajakan untuk mempunyai etos kerja yang tinggi yaitu mempunyai karakteristik Kejujuran, Percaya diri, Kreatif, Spirit of change, Enterpreneurship.