This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan
Moch Maftuchul Huda
Program Studi Pendidikan Profesi Ners, STIKES Karya Husada Kediri

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Intervensi Relaksasi Nafas Dalam dan Dzikir pada Ansietas Lansia Hipertensi dengan Pendekatan Teori Model Adaptasi Roy Moch Maftuchul Huda
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Keperawatan: Maret 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.906 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v14i1.34

Abstract

Lansia rentan mengalami kecemasan, kelompok rentan mengalami gangguan kecemasan yaitu usia diatas 55 tahun. Kecemasan yang dialami oleh lansia dengan hipertensi dihubungkan dengan adanya komplikasi dari hipertensi sehingga dianggap sebagai ancaman yang membahayakan kehidupannya dan memicu rasa cemas. Teori Model Roy sebagai pilihan karena diharapkan dengan mengubah stimulus menjadi adaptif. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan intervensi relaksasi nafas dalam dan dzikir pada lansia hipertensi dengan masalah keperawatan ansietas menggunakan pendekatan Teori Sister Calista Roy. Desain penelitian menggunakan deskriptif pendekatan studi kasus pada lansia hipertensi dengan masalah keperawatan ansietas di suatu Desa Wilayah Kabupaten Tulungagung Jawa Timur. Intervensi relaksasi nafas dalam dengan inspirasi yang panjang akan menstimulus aksis HPA (Hypothalamus-Pituitari-Adrenal) untuk mengatur neuroendokrin. Selanjutnya hipotalamus menghasilkan CRH dan terjadi pengaktifan anterior pituitary untuk mensekresi encephalin dan endokrin yang perannya sebagai neurotransmitter untuk mempengaruhi suasana hati menjadi tenang. Selanjutkan saat seseorang melafadzkan dzikir “Subhanallah” yang artinya “Maha Suci Allah”, “Walhamdulillah” yang artinya “Segala Puji Untuk Allah”, “Laillaha’Ilallah” yang artinya “Tiada Tuhan Selain Allah”, “Alllahuakbar” yang artinya “Allah Maha Besar, senantiasa mendalami maknanya dapat menciptakan perasaan lebih tenang dan dapat mengaktifkan kelenjar hipofise mengeluarkan endorphin, dopamine dan serotonin yang menumbuhkan rasa semangat, penuh motivasi, rasa optimis, merasa tenang, nyaman dan menurunkan kecemasan. Hasil evaluasi studi kasus ini menunjukkan terjadi penurunan ansietas setelah dilakukan asuhan keperawatan dengan intervensi relaksasi nafas dalam dan dzikir.