Pada 11 Februari 2020, WHO secara resmi mengumumkan penamaan baru virus penyebab pneumonia misterius itu dengan nama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2) dan nama penyakit yang ditimbulkannya adalah Coronavirus Disease 2019. Dengan adanya pandemi Covid-19 pembelajaran jarak jauh diterapkan untuk mengurangi kasus penyebaran Covid-19 serta mengurangi tingkat kematian yang disebabkan Covid-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kesiapan pembelajaran jarak jauh dengan tingkat kecemasan mahasiswa keperawatan Semester V di Masa Pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan coss sectional. Penelitian ini dilakukan pada 52 sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Pengolahan data menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Responden sebagian besar memiliki kesiapan pembelajaran jarak jauh baik berjumlah 40 orang (76,1%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 40 orang (76,1) dalam kategori kecemasan ringan. Hasil uji statistic p value = 0,000 dan rhitung = 0,675. Ha diterima dan H0 ditolak yang artinya ada Hubungan Kesiapan Pembelajaran Jarak Jauh Dengan Tingkat Kecemasan Mahasiswa Keperawatan Semester V di Masa Pandemi Covid-19