p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan
Saldy Yusuf
Program Studi Magister Keperawatan, Universitas Hasanuddin Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hambatan dalam Melakukan Praktik Perawatan Diabetic Foot Ulcer: Integrative Review Dirga Dijaya Mulyadi; Saldy Yusuf; Andi Masyita Irwan; Sitti Nurhadijah
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 3 (2022): Jurnal Keperawatan: September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.856 KB)

Abstract

Prevalensi Diabetes Mellitus (DM) di seluruh dunia dilaporkan cukup tinggi, komlikasi DM paling serius dan melumpuhkan adalah diabetic foot ulcer (DFU). Penderita membutuhkan perawatan khusus termasuk praktik perawatan DFU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyaknya hambatan-hambatan yang di dapatkan penderita dalam melakukan praktik perawatan, namun dengan demikian perlunya tinjauan mengenai hambatan-hambatan yang didapatkan oleh penderita.Tujuan dari tinjauan integrative review ini adalah untuk mereview hambatan-hambatan yang diapatkan penderita DFU dalam melakukan praktik perawatan DFU. Pencarian dilakukan di PubMed, Science Direct, ProQuest, GARUDA, dan Google Scholar. Menghasilkan 3.131 artikel dari tahun 2015 sampai dengan bulan mei 2022. Metode integrative review menjelaskan lima tahap kerangka kerja, identifikasi masalah, penulusuran literature, evaluasi data, analisis data dan penyajian temuan. Menggunakan kata kunci pencarian, kualitas dari artikel yang diulas menggunakan instrument CASP (Critical Appraisal Skill Program). Tujuh artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Usia rata-rata sampel penelitian berkisar antara 18 tahun hingga 80 tahun. Metode artikel review menggunakan 42 % studi cross-sectional, 28% studi kualitatif dan 28% studi kuantitatif. Menunjukkan hambatan yang terjadi adalah hambatan pengetahuan dan tingkat pendidikan, dukungan keluarga, ekonomi, dan motifasi.Tinjauan literature review ini menunjukkan bahwa penderita DFU menghadapi banyak hambatan yang didapatkan dalam melakukan praktik perawatan DFU. Penatalaksaan DM dengan praktik perawatan DFU memerlukan pendekatan multidisiplin, dengan mengetahui hambatan yang didapatkan tenaga kesehatan mampu menjadikan landasan dan acuan untuk mengatasi penderita DFU yang tidak melakukan praktik perawatan DFU.
Apakah Intervensi yang dapat Dilakukan pada Pasien dengan Luka Kaki Diabetes Melitus untuk Meningkatkan Self Efficacy?: Integrative Review Alimu Alamsyah Rais Patta; Saldy Yusuf; Yuliana Syam
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 3 (2022): Jurnal Keperawatan: September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.239 KB)

Abstract

Penanganan luka kaki diabetes melitus salah satunya dengan menggunakan beberapa intervensi untuk meningkatkan self efficacy. Ada beberapa penelitian yang membahas tentang intervensi diabetes melitus efektif meningkatkan sel efficacy,  akan tetapi tidak membahas secara spesifik mengenai intervensi luka kaki diabetes melitus,  maka dari itu penting mengetahui  apakah intervensi yang dapat dilakukan pada pasien dengan luka kaki diabetes melitus untuk meningkatkan self efficacy Penelitian ini untuk mengetahui intervensi yang dapat dilakukan pada pasien dengan luka kaki diabetes melitus untuk meningkatkan self efficacy. Pencarian artikel menggunakan hasil skrining meninggalkan 8 artikel yang memenuhi kriteria inklusi, dengan menggunakan kata kunci pencarian intervensi dan luka kaki diabetes melitus dan self efficacy. Metode integerative review menjelaskan lima tahap kerangka kerja, identifikasi masalah, penelusuran literature, evaluasi data, analisis data dan penyajian temuan. Intervensi edukasi pada pasien luka kaki diabetes melitus maupun yang  beresiko luka kaki diabetes melitus meningkatkatkan self efficacy, setelah dilakukan intervensi terjadi peningkatan pengetahuan pasien terhadap perawatan luka kaki diabetes melitus dan terjadi peningkatan kualitas hidup pada pasien diabetes melitus. Pada intervensi pelatihan meningkatkan self efficacy terhadap perawatan diri pada pasien luka kaki diabetes melitus maupun pasien dengan resiko luka kaki diabetes melitus.Luka kaki diabetes melitus merupakan komplikasi yang kronik, perlunya intervensi keperawatan pada pasien luka kaki diabetes melitus maupun pasien diabetes melitus yang berisiko luka kaki untuk meningkatkan self efficacy sehingga didapatkan dua jenis intervensi yaitu intervensi edukasi luka kaki diabetes melitus maupun diabetes melitus yang beresiko luka kaki dan juga pendekatan pelatihan perawatan luka kaki diabetes melitus.