Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektifitas Ekstrak Nano Daun Kelor (Moringa Oleifera) terhadap Penurunkan Tingkat Kecemasan dan Tekanan Darah pada Ibu Hamil dengan Hipertensi Dina Indrati Dyah Sulistyowati; Ariawan Soejoenoes; Soeharyo Hadisaputro; Untung Sujianto; Mardiyono Mardiyono
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.482 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i1.593

Abstract

Hipertensi pada kehamilan (hypertension pregnancy disorders) merupakan  salah satu penyebab peningkatan morbiditas dan mortalitas maternal, janin dan neonates. Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia sekarang ini masih cukup tinggi. Salah satu penyebab kematian ibu adalah hipertensi. Sebagai tindakan preventif, WHO merekomendasikan  setiap ibu hamil untuk mengkosumsi kalsium. Daun kelor berdasarkan hasil penelitian, banyak mengandung flavonoid, kalsium dan antioksidan, dimana baik untuk dikosumsi oleh ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas ekstrak nano daun kelor (moringa oleifera), berpengaruh terhadap tekanan darah dan tingkat kecemasan  pada ibu hamil dengan hipertensi, membandingkan pre-test  kelompok kontrol dan eksperimen, membandingkan pre dan post test dalam kelompok control dan eksperimen, dan membandingkan selisih pre-post test antara kelompok control dan eksperimen. penelitian termasuk experiment, dengan menggunakan desain penelitian the randomized pre-test post test control group design. Responden adalah ibu hamil dengan hipertensi sejumlah 30 orang. Penelitian dilaksanakan selama 6 bulan dengan memberikan intervensi kapsul ekstrak nano daun kelor (moringa oleifera) 500 mg/hari selama 2 minggu setiap responden. Sedangkan kelompok kontrol diberikan intervensi sesuai standar puskesmas. Analisis penelitian ini menggunakan korelasi, pair t-test, dan independent t-test. Hasil penelitian ini diharapkan dapat sebagai standar operasional dalam membantu meningkatkan pengetahuan untuk mengatasi ibu hamil dengan hipertensi secara non farmakologi yang aman bagi ibu dan bayi.
The Effect of Emotional Freedom Technique (EFT) Training on Perceived Stress Among Communities at Risk of Leptospirosis Affected by Tidal Flooding Risna Endah Budiati; Soeharyo Hadisaputro; Mateus Sakundarno Adi
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 4 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i4.6271

Abstract

Tidal flooding (banjir rob) in the northern coastal areas of Java causes not only physical damage but also psychological distress, including heightened levels of perceived stress. High perceived stress can weaken psychological resilience in disaster-affected communities. This study aims to examine the effect of EFT training on perceived stress among residents of Sayung District, Demak Regency, who are affected by tidal flooding and at high risk for leptospirosis. One promising intervention to address this issue is the Emotional Freedom Technique (EFT), which combines acupoint tapping with verbal affirmations. This study is a quasi-experimental design with one-group pretest-posttest approach. A total of 82 participants from Bedono Village, Sayung Subdistrict, participated in a single-session EFT training. Perceived stress levels were measured using the Perceived Stress Scale (PSS) before and after the intervention. Data were analyzed using paired sample t-tests. There was a significant decrease in PSS scores after the EFT training, from a mean of 57.09 to 43.20 p 0.000 (p < 0.05). These results indicate that EFT was effective in reducing perceived stress among participants affected by tidal flooding. EFT training significantly reduced perceived stress levels in a community impacted by tidal flooding. This technique can be adopted as a community-based psychosocial intervention to help mitigate the psychological effects of natural disasters.