Permasalahan mendasar yang ada di SD Negeri 14 Anak Setatah adalah tingkat penguasaan bahan ajar dan keterampilan mengajar yang inovatif masih kurang. Kondisi ini mendasari perlunya guru memperoleh bantuan dan bimbingan dari kepala sekolah berupa kegiatan supervisi klinis. Adapun tujuannya adalah untuk mengetahui pelaksanaan supervisi klinis oleh kepala sekolah sebagai upaya meningkatkan keterampilan dasar mengajar guru-guru di SD Negeri 14 Anak Setatah Kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun Pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah (PTS) yang dilaksanakan dalam 2 siklus dengan empat tahapan pada masing-masing siklusnya, yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Subjek penelitian sebanyak 10 orang guru di SD Negeri 14 Anak Setatah. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, dan dokumentasi. Alat pengumpulan data terdiri dari Instrumen Penilaian Perangkat Perencanaan Pembelajaran, dan Instrumen Penilaian Perangkat Pelaksanaan Pembelajaran. Pada penelitian ini validitas data dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penerapan supervisi klinis terbukti dapat meningkatkan keterampilan dasar mengajar guru SD Negeri 14 Anak Setatah Hal tersebut dapat dibuktikan dengan peningkatan nilai rata-rata hasil penilaian keterampilan dasar mengajar guru di mana pada kondisi awal sebesar 47,74 dalam kriteria kurang, meningkat menjadi 70,44 dalam kritera cukup dan pada siklus kedua sebesar 82,73 dalam kriteria baik. Dari penjelasan di atas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pelaksanaan supervisi klinis terbukti dapat meningkatan keterampilan dasar mengajar guru-guru di SD Negeri 14 Anak Setatah Kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun Pelajaran 2019/2020.