Agus Waluyo
a:1:{s:5:"id_ID";s:18:"akper bunda delima";}

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIVITAS TERAPI PSIKORELIGIUS PADA PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN RESIKO PERILAKU KEKERASAN Agus Waluyo; Nola Dwi Nabella
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 4 No 2 (2022): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.889 KB) | DOI: 10.59030/jkbd.v4i2.55

Abstract

Perilaku kekerasan adalah suatu keadaan dimana seseorang melakukan tindakan yang dapat membahayakan secara fisik baik terhadap diri sendiri, orang lain, maupun lingkungan. Hal tersebut dilakukan untuk mengungkapkan perasaan kesal atau marah yang tidak konstruktif. Terapi psikoreligius adalah terapi yang menggunakan pendekatan/perilaku keagamaan yang dianut oleh pasien untuk menyentuh sisi spiritual manusia. Metode penulisan karya tulis ilmiah ini dengan desain literature review. Literature riview ini dengan menggumpulkan hasil penelusuran jurnal secara online menggunakan goggle scholar diperoleh 5 artikel yang sesuai kriteria inklusi yang dibuat penulis. Kesimpulan hasil literature review bahwa terapi psikoreligius menurunkan tingkat resiko perilaku kekerasan pada pasien skizofrenia dan menuntun perilaku sadar pasien bahwa peilaku marah/kekerasan adalah perilaku tidak baik menurut agama.
GAMBARAN CITRA TUBUH P PASIEN YANG MENJALANI KEMOTERAPI Agus Waluyo; Rini Deska
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 5 No 1 (2023): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.579 KB) | DOI: 10.59030/jkbd.v5i1.64

Abstract

Latar Belakang: Efek dari pemberian kemoterapi pada pasien kanker tidak hanya bekerja secara khusus pada sel-sel kanker saja, tetapi berefek juga pada sel-sel normal tubuh yang menyebabkan terjadinya perubahan fisik yang akan berpengaruh pada citra tubuh pasien wanita. Metode: Tulisan ilmiah ini dilakukan dalam bentuk literature review dengan tujuan untuk mengetahui gambaran citra tubuh pada pasien wanita yang menjalani kemoterapi. Telusur artikel dilakukan melalui google scholar/google cendekia rentang waktu antara tahun 2017-2022 didapatkan 236 artikel selanjutnya terpilih 8 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil: Hasil review artikel jurnal menunjukkan bahwa: 1) pasien secara emosional khawatir, takut dan melemah selama menjalani perawatan kemoterapi; 2) pasien menyatakan sensasi ketidaknyamanan fisik yang ditimbulkan kemoterapi; 3) pasien mengalami alopesia parsial dan total selama kemoterapi; 4) pasien merasa lebih tidak puas dengan citra tubuh yang berhubungan dengan penampilan; 5) wanita yang mengalami distress tinggi/harga diri rendah lebih mungkin untuk mengalami depresi. Kesimpulan: Gambaran citra tubuh pada pasien wanita yang menjalani kemoterapi cenderung turun atau negatif. Saran: Direkomendasikan kepada perawat untuk lebih berusaha mengenal perasaan pasien dengan cara meningkatkan pengetahuan serta dapat memberikan informasi tentang keadaan dan kondisi pasien, dan memberikan motivasi kepada pasien yang menjalani kemoterapi agar pasien lebih menerima citra tubuhnya. Kata kunci : Gambaran, Citra Tubuh, Kanker/Kemoterapi
TRAINING BANTUAN HIDUP DASAR BAGI POLANTAS KOTA BANDAR LAMPUNG DALAM PENANGANAN HENTI JANTUNG PADA KORBAN DI JALAN RAYA Agus Waluyo; Wijonarko
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.136 KB) | DOI: 10.59030/jpmbd.v1i1.9

Abstract

Ketertolongan nyawa seorang korban ditentukan oleh orang yang berada tercepat didekat korban. Selain masyarakat umum, Polisi lalu Lintas adalah personil yang selalu berpatroli berkeliling untuk memantau keamanan warga dijalan raya. Polantas akan menjadi bagian yang lebih memberi makna dalam penyelamatan nyawa seorang korban kecelakaan apabila personil ini mempunyai kemampuan melakukan bantuan hidup dasar. Pelatihan bantuan hidup dasar ini diberikan oleh dosen akademi keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung kepada personil polisi satuan lalu lintas karena personil ini dianggap yang paling cepat berada dilokasi kejadian tempat korban butuh bantuan.Pelatihan diikuti oleh 28 personil polantas yang diberi surat tugas langsung oleh Kepala satuan Polantas Komisaris Polisi Khomaini, pelatihan dilakukan selama 8 jam dengan hasil pengetahuan personil Polantas meningkat dan setiap personil bisa mempraktikan tindakan Bantuan Hidup Dasar dengan penilaian lulus uji