Eni Roni Sari Sembiring
Guru SMA Swasta Cahaya Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK UNTUK MEMAHAMI MATERI BUNUH DIRI DAN EUTHANASIA DI KELAS XI MIPA 2 SMA CAHAYA MEDAN TAHUN PELAJARAN 2021/2022. Eni Roni Sari Sembiring
Quaerite Veritatem : Jurnal Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Volume 2 Nomor 2
Publisher : Yayasan Seri Amal Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindak Kelas ini bertujuan mengetahui peningkatan hasil belajar pembelajaran pendidikan agama Katolik siswa setelah diterapkannya model pembelajaran problem based learning dalam memahami materi Bunuh diri dan Euthanasia pada pelajaran agama katolik untuk menyempurnakan pelaksanaan pembelajaran Pendidikan agama Katolik dalam meningkatkan hasil belajar pada siswa dan menjadikan siswa-siswa mampu memahami materi yang diajarkan dengan baik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research). Penelitian ini bertempat di SMA Swasta Cahaya Medan, dilaksanakan pada bulan April Semester Genap TP.2021/2022, dengan subyek penelitian adalah siswa SMA Cahaya Medan kelas XI MIPA 2. Penilitian merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus yaitu Siklus I yang dimulai dengan perencanaan (planning), tindakan (acting), pengamatan (observasi) dan refleksi (reflecing). Berdasarkan hasil pengamatan dalam poses pembelajaran yang telah dilakukan didalam kelas, masih ada peserta didik yang kurang aktif dalam proses pembelajaran. Saat post test siswa yang lulus hanya 15 (lima belas) orang siswa, 21 (dua puluh satu) orang siswa tidak lulus. Sehingga penelitian harus dilanjutkan ke tahap selanjutnya (Siklus II) dengan tahap yang sama. Peneliti menggunakan tes tertulis lembar observasi, wawancara bebas, catatan lapangan dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik dengan model pembelajaran Problem Based Learning pada siklus I (36,01%) dan pada siklus II menjadi (88,64%). Dari data yang diperoleh terjadi peningkatan pada semua aspek yang dinilai dan diamati. Selama pelaksanaan penelitian terjadi peningkatan yang signifikan dari hasil belajar peserta didik, mulai dari siklus satu dan siklus dua.