Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

OBSERVASI ELANG JAWA Nisaetus bartelsi (Stresemann, 1924) DI RESORT PENGELOLAAN TAMAN NASIONAL (RPTN) JABUNG DAN COBAN TRISULA TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU Ari Nadya Ningtyas; Tander Scila Serata Dwi Susilo; Nirmala Ayu Aryanti
ZOO INDONESIA Vol 31, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Masyarakat Zoologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52508/zi.v31i2.4273

Abstract

Pulau Jawa masih banyak ditemukan lokasi yang berpotensi sebagai habitat penting bagi elang jawa. Elang jawa memiliki peran dalam suatu ekosistem yaitu sebagai pemangsa tingkat puncak dan menjadi pengendali ekosistem dalam rantai makanan. Berdasarkan IUCN status elang jawa tercatat sebagai spesies genting. Kawasan RPTN Jabung dan Coban Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) merupakan salah satu spot monitoring utama elang jawa. Pembaharuan data populasi elang jawa di kawasan tersebut sangat diperlukan guna mengetahui jumlah populasi Elang Jawa yang ada di Kawasan TNBTS. Pengambilan data populasi elang jawa dilakukan pada bulan Januari 2020. Pengambilan data populasi elang jawa dilakukan dengan metode cooperative point count dan wawancara dengan masyarakat sekitar dan petugas TNBTS. Jumlah populasi elang jawa yang teridentifikasi sebanyak 10 individu, 6 Individu di RPTN Jabung dan 4 individu di RPTN Coban Trisula. Keberadaan satwa liar di suatu kawasan khususnya TNBTS dipengaruhi oleh bervariasinya kondisi suatu wilayah dan tipe habitat, adanya kegiatan migrasi, dan gangguan antropogenik akibat aktivitas manusia di sekitar habitat satwa liar. Elang jawa membutuhkan kemiringan lahan yang curam untuk terbang dan bersarang serta dimungkinkan juga terkait perlindungan dari manusia maupun predator lainnya. 
OBSERVASI ELANG JAWA Nisaetus bartelsi (Stresemann, 1924) DI RESORT PENGELOLAAN TAMAN NASIONAL (RPTN) JABUNG DAN COBAN TRISULA TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU Ari Nadya Ningtyas; Tander Scila Serata Dwi Susilo; Nirmala Ayu Aryanti
ZOO INDONESIA Vol 31, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Masyarakat Zoologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52508/zi.v31i2.4273

Abstract

Pulau Jawa masih banyak ditemukan lokasi yang berpotensi sebagai habitat penting bagi elang jawa. Elang jawa memiliki peran dalam suatu ekosistem yaitu sebagai pemangsa tingkat puncak dan menjadi pengendali ekosistem dalam rantai makanan. Berdasarkan IUCN status elang jawa tercatat sebagai spesies genting. Kawasan RPTN Jabung dan Coban Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) merupakan salah satu spot monitoring utama elang jawa. Pembaharuan data populasi elang jawa di kawasan tersebut sangat diperlukan guna mengetahui jumlah populasi Elang Jawa yang ada di Kawasan TNBTS. Pengambilan data populasi elang jawa dilakukan pada bulan Januari 2020. Pengambilan data populasi elang jawa dilakukan dengan metode cooperative point count dan wawancara dengan masyarakat sekitar dan petugas TNBTS. Jumlah populasi elang jawa yang teridentifikasi sebanyak 10 individu, 6 Individu di RPTN Jabung dan 4 individu di RPTN Coban Trisula. Keberadaan satwa liar di suatu kawasan khususnya TNBTS dipengaruhi oleh bervariasinya kondisi suatu wilayah dan tipe habitat, adanya kegiatan migrasi, dan gangguan antropogenik akibat aktivitas manusia di sekitar habitat satwa liar. Elang jawa membutuhkan kemiringan lahan yang curam untuk terbang dan bersarang serta dimungkinkan juga terkait perlindungan dari manusia maupun predator lainnya.