p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Dialektika Sintesis
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Variasi Proses Fonemik Kosakata Bahasa Indonesia Ragam Cakapan di Twitter Nurul Azizah; I Dewa Putu Wijana
Sintesis Vol 17, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/sin.v17i1.5690

Abstract

ABSTRAKVariasi kata dasar digunakan sebagai salah satu strategi dalam pembentukan ragam bahasa cakapan. Umumnya kata-kata ini hadir dengan pertimbangan dan konteks tertentu. Contoh kata-kata yang termasuk dalam variasi kata dasar, seperti gila-gile, santai-santuy, sehat-tahes, enak-kane. Beberapa contoh ini menunjukkan adanya pola dalam variasi kata dasar ragam cakapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (i) bagaimana pola variasi berdasarkan proses fonemik dalam kosakata ragam cakapan di Twitter?; (ii) bagaimana komponen peristiwa tutur dalam tweet yang mengandung variasi kata dasar? Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif deskriptif. Metode penelitian terdiri dari pengumpulan data, analisis data, dan penyajian hasil analisis data. Data penelitian adalah tuturan yang mengandung variasi kata dasar yang ditemukan di media sosial Twitter. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode simak dan teknik catat yang memanfaatkan fitur search di Twitter. Hasil penelitian menunjukkan variasi kata dasar didominasi dengan persebaran variasi pada bagian akhir kata. Ini menunjukkan bahwa bagian kata yang mudah divariasikan –baik diganti, ditambah, maupun ditanggalkan— adalah akhir kata. Proses fonemik yang terjadi dalam variasi didominasi oleh apokope, paragoge, dan metatesis. Variasi kata dasar mempertimbangkan komponen situasi tutur, yakni SPEAKING dengan komponen setting and scene, ends, key, genre sebagai komponen yang dominan dipertimbangkan.
ANALISIS KASUS UJARAN KEBENCIAN BERDASAR SARA OLEH FERDINAND HUTAHAEAN: KAJIAN LINGUISTIK FORENSIK Nurul Azizah
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v11i1.32015

Abstract

Abstract: This study aims to reveal forensic linguistic analysis using semantic theory from the Ferdinand Hutahean case in the form of a tweet upload that caused trouble in the community. This type of research is qualitative descriptive research. The research step is divided into three stages, namely data collection, data analysis, and presentation of the results of data analysis. Data collection is carried out by refer method and note technique. Data analysis uses distributional methods, while the presentation of data analysis results uses informal methods. Research results in conclusions that based on the analysis of lexical and grammatical meaning Tweet FH presents the meaning of comparison by mentioning the contrast of the differences in ‘my God’ and ‘your God’. He confirmed both with the opposite nature. According to him, your God is weak and needs to be defended, while Allah is extraordinary, all of everything and he puts my God as his appointment. FH also conveyed his satire to certain parties who carried out acts of defense against God. Tweet FH has the potential to cause trouble in the community, especially among Muslims and is related to SARA elements. In terms of legal responsibility, Tweet FH is related to ‘Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana’.Keywords: Linguistics, Semantic Analysis, Ferdinand Hutahaean Cases