Mujiman
Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEKUATAN TEKAN BLOK LAMINASI BILAH PERSEGI PANJANG BAMBU PETUNG Mujiman
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol. 15 No. 1 (2013): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Department of Civil Engineering, Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/potensi.v15i1.4753

Abstract

Kekuatan tekan sejajar serat bambu bulat jenis Kao Zhu (Bambusa pervariabilis) dan Mao Zhu (Phyllostachys heterocycla) bagian ujung lebih besar dibandingkan dengan bagian pangkal (Tommy Y. Lo, dkk, 2004 : 2596). Dalam penelitian ini digunakan bilah bentuk persegi panjang tebal bilah 7 mm lebar 20 mm, direkat menggunakan perekat Urea Formaldehyde jenis UF-104 dengan tekanan kempa 2,5 MPa sistem kempa dingin. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tiga blok uji tekan sejajar serat memiliki perlaku linier mencapai tegangan 40 MPa pada regangan 0,5%. Batas tersebut menunjukkan nilai modulus elastisitas tekan sejajar serat blok laminasi bambu Petung sebesar 20000 MPa. Blok uji tekan sejajar serat mengalami retak awal yang ditunjukkan dengan bentuk kurva beban vs stroke semakin mendatar, namun masih mampu menahan beban hingga mencapai beban maksimum dan stroke masing-masing benda uji sebesar TA (144 100 N ; 1,32 mm) ; TB (124600 N ; 1,42 mm) ; dan TC (135 700 N ; 1,37 mm). Terakhir blok uji tekan sejajar serat mengalami runtuh pada beban dan stroke masing-masing benda uji sebesar TA (115 500 N ; 4,34 mm) ; TB (96 300 N ; 2,42 mm) ; dan TC (122 500 N ; 3,35 mm).
Penilaian Kinerja Keuangan Pada Badan Usaha Jasa Konstruksi Ridho Septian; Mujiman; Ruth Esther Ambat; Mulyadi Yuswandono; A Zulpanani
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol. 23 No. 2 (2021): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Department of Civil Engineering, Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/potensi.v23i2.4694

Abstract

Beberapa studi menyebutkan bahwa salah satu penyebab kegagalan Badan Usaha Jasa Konstruksi (BUJK) yaitu lemahnya pengelolaan keuangan. Kelemahan pengelolaan tersebut antara lain terkait dengan pengelolaan arus kas, tidak memadainya sumber pendanaan dan profit yang rendah. Parameter yang dapat merepresentasikan kelemahan tersebut yaitu Likuiditas, solvabilitas, profitabilitas dan aktivitas. Penilaian kinerja keuangan terhadap BUJK dilakukan dengan menggunakan metode konvensional (rasio beberapa nilai yang terdapat di dalam laporan keuangan BUJK). Nilai rasio dianalisis secara vertikal dan horizontal berdasarkan kategori, tren serta sebaran data rasio keuangan. Kinerja keuangan dinilai berdasarkan penilaian terhadap parameter likuiditas, solvabilitas, profitabilitas dan aktivitas. Kinerja keuangan Berdasarkan Rasio likuiditas menggunakan parameter Current Ratio (CR), setiap kewajiban jangka pendek sebesar Rp 1, disediakan sekitar Rp 1.5 untuk memenuhi kewajiban jangka pendek tersebut. Rasio Solvabilitas menggunakan parameter Debt to Equity Ratio (DER) diketahui perbandingan hutang dan ekuitas BUJK mendekati 2:1. Rasio Profitabilitas menggunakan parameter Return on Equity diketahui BUJK memiliki nilai RoE sebesar 16%. Rasio Aktivitas menggunakan parameter Total Aset Turnover diketahui BUJK memiliki rata-rata perputaran aset di atas 1 kali. Berdasarkan hasil penilaian kinerja keuangan, diketahui bahwa BUJK secara umum memiliki kinerja yang cukup baik.