Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

JCK HUKUM DAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL DALAM PERSPEKTIF TEORI ukas - -; Daria; Lenny Husna
Jurnal Cahaya Keadilan Vol 11 No 01 (2023): Jurnal Cahaya Keadilan Vol. 11 No. 01 April 2023
Publisher : LPPM Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perdagangan internasional merupakan salah satu bagian dari kegiatan ekonomi atau kegiatan bisnis yang akhir-akhir ini mengalami perkembangan yang sangat pesat, perhatian dunia usaha terhadap kegiatan bisnis internasional juga semakin meningkat, hal ini terlihat dari sistem berkembangan arus peredaran barang, jasa, modal, dan investasi lainnya, antarnegara.Untuk meningkatkan kegiatan perdagangan internsional, pemerintah pusat (raja) mempunyai kekuasaan yang bersifat absolut yang menghendaki agar negara kebangsaan atau nasional state menjadi kuat, baik dalam bidang politik, ekonomi, maupun militer.Dengan semakin kuatnya upaya pembebasan dari kaedah hukum feodal yang dianut di Eropa, maka dengan sendirinya akan menentang segala campur tangan pemerintah yang terlalu kuat di bidang ekonomi. Timbulnya kebebasan dalam melaksanakan perdagangan antarnegara, atau disebut dengan perdagangan internasioal termotivasi oleh paham atau teori yang dikemukakan oleh Adam Smith dalam bukunya “The Wealth of Nations” yang menyatakan bahwa kesejahteraan masyarakat suatu negara justeru akan semakain miningkat, jika perdagangan internasional dilakukan dalam pasar bebas dan atau pasar globalisasi (internensional).
Peningkatan Pemahaman Penyelesaian Kasus Penganiayaan dengan Konsep Restorative Justice di Masyarakat Kota Tanjungpinang: Pengabdian Aris Bintania; Daria; Ibnu Arifin; Adidtya Syaputra
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4096

Abstract

This community service program was initiated in response to the limited understanding among village officials, community leaders, and local customary law groups in Tanjungpinang City regarding the implementation of Restorative Justice in resolving assault cases. This lack of understanding often results in conflict resolution processes that do not fully uphold the principles of justice and fail to provide legal certainty for the involved parties. The purpose of this program is to deliver education, assistance, and capacity-building for community members and grassroots-level law enforcers on the concept, legal foundation, and procedural stages of Restorative Justice. The methods employed include regulatory socialization, case-based training, focus group discussions (FGD), and simulation of restorative dispute-resolution practices. The results indicate a significant improvement in participants’ understanding of Restorative Justice principles, particularly regarding justice, voluntariness, and the stages of penal mediation. Participants were able to identify restorative steps in handling assault cases and relate them to the applicable legal regulations. However, the program also found that legal certainty remains a major challenge at the community level due to limited coordination with formal law enforcement agencies.