Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi potensi dropout mahasiswa dengan menggunakan metode analisis clustering data mining dengan algoritma Kmeans++, dengan pengukuran tingkat keakuratan clustering menggunakan silhouette coefficient dan purity. Penelitian ini didekati dengan metode penelitian kuantitatif dengan metode analisis data Teknik clustering dengan Langkah-langkah pada algoritma K-Means++. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data akademis mahasiswa IAIN Kediri tahun akademik 2016/2017 – 2019/2020, atribut yang digunakan sebagai data adalah yaitu nilai Index Prestasi komulatif Mahasiswa (IPK), total satuan kredit semester (SKS), dan Semester yang sudah ditempuh mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan hasil 3 percobaan yakni membentuk 3,4 dan 5 cluster diperoleh hasil bahwa Fakultas yang memiliki potensi Drop Out tertinggi adalah Fakultas Tarbiyah, kedua Fakultas Ushuludin dan Filsafat, ketiga Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, dan terakhir Fakultas Syari’ah. Permasalahan Drop Out di IAIN Kediri terus dijadikan evaluasi karena memberikan dampak yang besar bagi pihak mahasiswa, keluarga dan juga institusi. Hal ini disebabkan minat belajar yang rendah, kurang adaptasi secara akademik dan social dan mhasiswa merasakan kesulitas memahami bidang ilmu baru disemester awal.Abstract: The purpose of this study is to classify and explain students who have the potential to drop out using the K-Means ++ algorithm and find out the evaluation of grouping students who have the potential to drop out using the silhouette coefficient and purity methods. The research method used is a quantitative approach. The technique used is the clustering technique with steps on the K-Means++ algorithm. Samples of data taken from the 2016/2017 – 2019/2020 class, namely the value of Student Achievement Index (GPA), total semester credit units (SKS), and Semester took. The results showed that the results of 3 trials, namely forming 3,4 and 5 clusters, showed that the faculties with the highest dropout potential were the Tarbiyah Faculty, the two Ushuludin and Philosophy Faculties, the three Islamic Economics and Business Faculties, and lastly the Syari'ah Faculty. The Drop Out problem at IAIN Kediri continues to be used as an evaluation because it has a big impact on students, families, and also institutions. This is due to low interest in learning, lack of adaptation academically and socially and students finding it difficult to understand new fields of knowledge in the early semester.