Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN USAHA KECIL MENENGAH PADA USAHA CAFÉ DI MEDAN Jafar Syahbuddin Ritonga; Sugito Sugito; Yuni Syahputri
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 2 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i2.2023.696-701

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengetahuan kewirausahaan, kemandirian pribadi dan motivasi terhadap keberhasilan usaha (studi kasus cafe di kecamatan medan maimun). Jenis penelitian ini adalah penelitian asosiatif. Populasi penelitian ini adalah pemilik usaha cafe di kecamatan medan maimun yang jumlahnya 33 cafe. Sampel dalam penelitian ini adalah 33 responden dengan 33 pemilik usaha cafe di kecamatan medan maimun yang dimana menggunakan sampel jenuh. Pada hasil penelitian bahwa Pengetahuan kewirausahaan bernilai positif namun tidak berpengaruh dan tidak signifikan, Kemandirian pribadi bernilai positif namun tidak berpengaruh dan tidak signifikan dan Motivasi berpengaruh positif dan signifikan, Pengetahuan kewirausahaan, Kemandirian pribadi, dan Motivasi secara serempak berpengaruh positif dan signifikan.
Sosialiasi Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dalam Pembentukan Karakter Santri di Pondok Pesantren Darul Mursyid Jafar Syahbuddin Ritonga; Yuni Syahputri
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pembentukan karakter santri di Pondok Pesantren Darul Mursyid, seiring dengan tantangan globalisasi yang semakin berkembang. Upaya ini dilakukan melalui pengembangan kurikulum terpadu yang mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum, peningkatan kompetensi pengajar melalui pelatihan, serta pembinaan karakter santri yang dilakukan secara sistematis dan terstruktur. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, pengembangan kurikulum yang relevan dengan perkembangan zaman, pelatihan pengajar dalam menggunakan metode pengajaran inovatif, serta kegiatan pembinaan karakter yang melibatkan seluruh santri. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa kurikulum yang diperbaharui berhasil mengintegrasikan ilmu agama dengan pengetahuan umum yang relevan, kompetensi pengajar meningkat, serta pembinaan karakter santri berhasil memperkuat nilai-nilai moral dan sosial. Kesimpulannya, program ini berhasil meningkatkan kualitas SDM dan karakter santri, mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan masa depan, serta menjadi model pengembangan pendidikan pesantren yang dapat diadopsi di pesantren lainnya.