Putri Pebriyani
Program Studi PGSD Kampus Sumedang, Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Media Audio-Visual Kisana (Kisah Sahabat Nabi) bagi Siswa Kelas V SD Alvina Alya Rahma; Putri Pebriyani; Restu Syahas Wibusana; Ani Nur Aeni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.802 KB)

Abstract

Artikel ini membahas tentang pengembangan media pembelajaran aplikasi KISANA ( Kisah Sahabat Nabi) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar bidang kebudayaan dalam perspektif islam yang bertujuan untuk mempermudah proses belajar peserta didik kelas lima dalam memahami materi mengenai kisah sahabat nabi yaitu Abu Bakar Ash-Shiddiq. Dalam era digital ini, dengan aplikasi dapat mempermudah guru dalam menyampaikan materi agar tetap efektif dan efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Design & Development (D&D) dengan menggunakan model 4D. Ada empat aspek yaitu define (pendefinisian), tahap design (perancangan), tahap develop (pengembangan), disseminate (penyebaran). Pada aplikasi ini desain medianya mengembangkan dua komponen yaitu audio dan visual. Media audio visual KISANA (Kisah Sahabat Nabi) diuji cobakan kepada guru Pendidikan Agama Islam (PAI), siswa kelas V di SD Negeri Cilengkrang. Kemudian guru memberikan penilaian terhadap pengembangan media yang digunakan. Berdasarkan penilaian produk, diperoleh validasi dari ahli materi dengan rata-rata sebesar 93,3% terkait isi materi yang terkandung didalamnya. Penilaian terkait kualitas produk berupa media aplikasi menunjukkan rata-rata sebesar 100%. Serta penilaian yang diperoleh dari siswa mendapatkan rata-rata sebesar 92%. Jadi rata-rata keseluruhan penilaian adalah 95,1%. Hal tersebut membuktikan bahwasannya media audio visual KISANA (Kisah Sahabat Nabi) seharusnya sudah layak digunakan di Sekolah Dasar untuk membantu pembelajaran peserta didik karena sangat membantu seorang guru dalam proses belajar mengajar di era digital ini.