Jonius Christian Harefa
Diponegoro University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tinjauan Singkat Sistem PLTP Siklus Gabungan Sarulla Menggunakan Ormat Energy Converter Jonius Christian Harefa
Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Vol 6, No 2 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Teknologi Mineral, Universitas Pembangunan Nasional (UPN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jmel.v6i2.5298

Abstract

Energi panas bumi pemanfaatannya masih belum maksimal di Indonesia. Hingga tahun 2020 realisasi pengembangan panas bumi menjadi listrik adalah sebesar 2.130,7 MW. Salah satu pembangkit listrik panas bumi (PLTP) di Indonesia yang telah beroperasi adalah Sarulla Geothermal Power Plant. Kapasitas total yang dihasilkan Sarulla adalah sebesar 330 MW. Sarulla merupakan Geothermal Combined Cycle yang menggunakan binary power plant untuk memaksimalkan energi panas bumi yang ada. Keluaran Steam Turbine Generator (STG) dimanfaatkan melalui Bottoming OEC untuk menghasilkan listrik sebesar 7 MW sedangkan Hot Water (Brine) dimanfaatkan melalui Brine OEC untuk menghasilkan listrik sebesar 15 MW. Keluaran uap sisa dan brine yang pada umumnya di injeksikan langsung pada injection well,  dengan teknologi binary dari Ormat Energy Converter (OEC) kemudian dimanfaatkan untuk memaksimalkan energi panas bumi dengan menghasilkan listrik dengan kapasitas yang lebih kecil.
Tinjauan Singkat Sistem PLTP Siklus Gabungan Sarulla Menggunakan Ormat Energy Converter Jonius Christian Harefa
Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Vol 6, No 2 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Teknologi Mineral, Universitas Pembangunan Nasional (UPN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jmel.v6i2.5298

Abstract

Energi panas bumi pemanfaatannya masih belum maksimal di Indonesia. Hingga tahun 2020 realisasi pengembangan panas bumi menjadi listrik adalah sebesar 2.130,7 MW. Salah satu pembangkit listrik panas bumi (PLTP) di Indonesia yang telah beroperasi adalah Sarulla Geothermal Power Plant. Kapasitas total yang dihasilkan Sarulla adalah sebesar 330 MW. Sarulla merupakan Geothermal Combined Cycle yang menggunakan binary power plant untuk memaksimalkan energi panas bumi yang ada. Keluaran Steam Turbine Generator (STG) dimanfaatkan melalui Bottoming OEC untuk menghasilkan listrik sebesar 7 MW sedangkan Hot Water (Brine) dimanfaatkan melalui Brine OEC untuk menghasilkan listrik sebesar 15 MW. Keluaran uap sisa dan brine yang pada umumnya di injeksikan langsung pada injection well,  dengan teknologi binary dari Ormat Energy Converter (OEC) kemudian dimanfaatkan untuk memaksimalkan energi panas bumi dengan menghasilkan listrik dengan kapasitas yang lebih kecil.