p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Inventa Edutama
Budiyono Saputro
UIN Salatiga

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER KEMANDIRIAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI MI AL IJTIHAD CITROSONO MAGELANG Noor Chasanah; Budiyono Saputro; Abdul Ghoni
INVENTA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7 No 1 (2023): Inventa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/inventa.7.1.a6969

Abstract

Tujuan dari penelitian ini sebagai berikut; (1) untuk menganalisis karakter kemandirian peserta didik, (2) untuk menganalisis faktor-faktor yang mendukung implementasi nilai-nilai pendidikan karakter kemandirian siswa, (3) untuk menganalisis tingkat keberhasilan dalam mengimplementasikan pendidikan karakter mandiri pada peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah (field research) dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian sebanyak 30 siswa, 6 guru dan kepala madrasah. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi dan daftar pertanyaan wawancara, sedangkan teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Karakter kemandirian peserta didik kelas V di MI Al Ijtihad Citrosono Kabupaten Magelang dengan pengamatan peneliti mereka terprogram untuk menerapkan kemandirian sejak dini, pasalnya karakter kemandirian diterapkan memerlukan kesadaran jiwa sehingga program ini berjalan dengan baik, para guru tidak bosan untuk mengingatkan dan melatih agar siswanya berprilaku mandiri dalam kehidupan sehari-hari sehingga siswa sadar bahwa karakter mandiri sangatlah penting. 2) Faktor-faktor pendukung implementasi nilai pendidikan karakter kemandirian siswa di MI Al Ijtihad sebagai berikut; a) Memberikan motivasi ekstra secara langsung dan membiasakan untuk membangun kepercayaan diri; b) Menjalin komunikasi; c) Teliti dalam menanggapi murid yang membutuhkan. d) Terlibat dalam pendidikan karakter kemandirian yang di dalam madrasah. 3) Tingkat keberhasilan karakter kemandirian ditunjukkan dari sikap tanggung jawab.
Penerapan Model Discovery Learning Berbasis Game Kartu Domino Untuk Meningkatkan Minat Dan Hasil Belajar IPA Materi Unsur, Senyawa, dan Campuran Siswa Kelas VIII Fadiana Ayu Rahmawati; Budiyono Saputro
Edutama : Jurnal Ilmiah Penelitian Tindakan Kelas Vol. 1 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/2c6bs789

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa dapat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya yakni kurangnya minat belajar siswa karena belum diterapkannya model serta media pembelajaran IPA yang leihh inovatif dan efektif. Adanya penelitian ini untuk mengetahui peningkatan minat dan hasil belajar IPA siswa kelas VIII SMP N 7 Salatiga. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran IPA dan siswa kelas VIII D. PTK ini terdiri  dari dua siklus yang meliputi 4 tahap rangkaian kegiatan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner angket, soal tes, lembar observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan peneliti adalah membandingkan pencapaian nilai dengan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dan ditandai dengan peningkatan Kriteria Ketuntasan Klasikal pada setiap siklusnya.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model discovery learning berbasis game kartu domino dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa. Peningkatan minat belajar siswa terhadap pelajaran IPA dapat dilihat pada pelaksanaan siklus I dimana sebanyak 14 siswa atau 44% siswa memperoleh skor minat ≥ 82 dengan rata-rata 72,25. Pada siklus II sebanyak 29 siswa atau 91% memperoleh skor minat ≥ 82 dengan rata-rata 85,37. Sedangkan peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I, sebanyak 15 siswa atau 47% memperoleh nilai diatas KKM ≥ 76 dengan rata-rata 73,33. Sementara hasil belajar siklus II terdapat sebanyak 28 siswa atau 88% memperoleh nilai ≥ 76 tuntas dari KKM dengan nilai rata-rata 86,42.