Donald Emilio Kalonio
Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Manado

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Berbahan Minyak Kelapa Produk Lokal Di Desa Utaurano Kec. Tabukan Utara, Kab. Kepulauan Sangihe Elisabeth Natalia Barung; Elvie Rifke Rindengan; Djois Sugiaty Rintjap; Donald Emilio Kalonio
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i4.8518

Abstract

ABSTRAK Masyarakat Desa Utaurano menghasilkan produk usaha mikro berupa minyak kelapa. Proses pembuatan minyak kelapa secara tradisional menghasilkan produk sampingan berupa ampas kelapa dengan nilai ekonomis rendah. Oleh karena itu perlu upaya untuk memanfaatkan sumber daya lokal. Kegiatan PkM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahun dan keterampilan masyarakat dalam menfaatkan sumber daya lokal untuk pembuatan sabun berbahan minyak dan ampas kelapa serta tata cara perijinan produksi dan pemasaran kosmetik produk usaha mikro. Solusi pemecahan permasalahan yang ditawarkan adalah participatory approach dengan metode penyuluhan dan pelatihan. Indikator target capaian dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat serta tersedianya produk sabun homemade. Hasil kegiatan ini bahwa melalui kegiatan pelatihan dapat meningkatkan pengetahun dan keterampilan masyarakat Desa Utaurano dalam menfaatkan sumber daya lokal untuk pembuatan sabun berbahan minyak dan ampas kelapa serta tata cara perijinan produksi dan pemasaran kosmetik produk usaha mikro. Kata Kunci: Sabun Dari Minyak dan Ampas Kelapa, Pelatihan, Sumber Daya Lokal, Desa Utaurano  ABSTRACT The Utaurano Village community produced coconut oil from micro-enterprise products. Coconut oil which was produced traditionally produces a by-product of coconut dregs with low economic value. Therefore it was necessary to make efforts to utilize local resources. This community service activity was aimed to increase the knowledge and skills of the community in utilizing local resources for the production of handmade soap made from oil and coconut dregs as well as procedures for licensing and marketing of cosmetics for micro-enterprise products. The problem-solving offered was a participatory approach with counselling and training methods. The target achievement indicators for this activity were increased community knowledge and skills as well as the availability of homemade soap products. The results of this activity are that through training, the knowledge and skills of the people of Utaurano Village could be increased in utilizing local resources for the production of soap made from oil and coconut dregs as well as procedures for license and marketing of cosmetics for micro-enterprise products   Keywords: Soap From Coconut Oil and Coconut Dregs, Training, Local Resources, Utaurano Village
EVALUASI TANAMAN DENGAN AKTIVITAS ANTIINFLAMASI YANG DIGUNAKAN MASYARAKAT KEPULAUAN SANGIHE DENGAN METODE STABILISASI MEMBRAN ERITROSIT: EVALUATION OF PLANTS WITH THE ANTI-INFLAMMATORY ACTIVITY USED BY THE SANGIHE ISLANDS COMMUNITY USING THE ERYTHROCYTE MEMBRANE STABILIZATION METHOD Donald Emilio Kalonio; Elvie Rifke Rindengan; Elisabeth Natalia Barung; Djois Sugiaty Rintjap
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.592

Abstract

Keanekaragaman flora dan fauna endemik serta kearifan lokal masyarakat Kepulauan Sangihe dalam pemanfaatan tanaman untuk pengobatan, khususnya sebagai antiinflamasi dapat dijadikan dasar penemuan dan pengembangan obat baru. Akan tetapi, untuk menyediakan bukti ilmiah, perlu dilakukan uji farmakologi untuk mengetahui mekanisme kerjanya. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antiinflamasi tanaman yang digunakan oleh masyarakat Kepulauan Sangihe dengan metode stabilisasi membran eritrosit. Metode penelitian yang digunakan adalah survei eksploratif dan eksperimen. Penelitian dilakukan di wilayah Kepulauan Sangihe. Informan pada penelitian ini adalah pengobat tradisional atau sesepuh masyarakat yang menggunakan tanaman sebagai antiinflamasi. Data yang diperoleh adalah persentasi aktivitas stabilisasi membran dianalisis menggunakan regresi linear untuk menentukan nilai IC50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sembilan tanaman obat yang dimanfaatkan secara tradisional sebagai antiinflamasi oleh masyarakat Kepulauan Sangihe. Tanaman tersebut adalah daun Limpa Dalreng, kulit batang Nonang, daun Bunalre, daun Duku Bunalre, duri Pasa, daun Bakeng, herba Malrunto dan herba Dumarela memperlihatkan aktivitas antiinflamasi yang diduga melalui mekanisme stabilisasi membran eritrosit dari hemolisis yang diinduksi panas, sedangkan kulit batang Pempararaeng bukan melalui melalui mekanisme tersebut.   Kata kunci : Tanaman dengan aktivitas antiinflamasi, Kepulauan Sangihe, stabilisasi membran eritrosit
EVALUASI TANAMAN DENGAN AKTIVITAS ANTIINFLAMASI YANG DIGUNAKAN MASYARAKAT KEPULAUAN SANGIHE DENGAN METODE STABILISASI MEMBRAN ERITROSIT: EVALUATION OF PLANTS WITH THE ANTI-INFLAMMATORY ACTIVITY USED BY THE SANGIHE ISLANDS COMMUNITY USING THE ERYTHROCYTE MEMBRANE STABILIZATION METHOD Donald Emilio Kalonio; Elvie Rifke Rindengan; Elisabeth Natalia Barung; Djois Sugiaty Rintjap
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.592

Abstract

Keanekaragaman flora dan fauna endemik serta kearifan lokal masyarakat Kepulauan Sangihe dalam pemanfaatan tanaman untuk pengobatan, khususnya sebagai antiinflamasi dapat dijadikan dasar penemuan dan pengembangan obat baru. Akan tetapi, untuk menyediakan bukti ilmiah, perlu dilakukan uji farmakologi untuk mengetahui mekanisme kerjanya. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antiinflamasi tanaman yang digunakan oleh masyarakat Kepulauan Sangihe dengan metode stabilisasi membran eritrosit. Metode penelitian yang digunakan adalah survei eksploratif dan eksperimen. Penelitian dilakukan di wilayah Kepulauan Sangihe. Informan pada penelitian ini adalah pengobat tradisional atau sesepuh masyarakat yang menggunakan tanaman sebagai antiinflamasi. Data yang diperoleh adalah persentasi aktivitas stabilisasi membran dianalisis menggunakan regresi linear untuk menentukan nilai IC50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sembilan tanaman obat yang dimanfaatkan secara tradisional sebagai antiinflamasi oleh masyarakat Kepulauan Sangihe. Tanaman tersebut adalah daun Limpa Dalreng, kulit batang Nonang, daun Bunalre, daun Duku Bunalre, duri Pasa, daun Bakeng, herba Malrunto dan herba Dumarela memperlihatkan aktivitas antiinflamasi yang diduga melalui mekanisme stabilisasi membran eritrosit dari hemolisis yang diinduksi panas, sedangkan kulit batang Pempararaeng bukan melalui melalui mekanisme tersebut.   Kata kunci : Tanaman dengan aktivitas antiinflamasi, Kepulauan Sangihe, stabilisasi membran eritrosit