Maulidiya Fadila
Universitas Nasional

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Asuhan Keperawatan melalui Intervensi Manajemen Hipovolemia pada Pasien An. A dan An. R dengan Dengue Hemoragic Fever di RS Marinir Cilandak Maulidiya Fadila; Diah Argarini
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i4.8950

Abstract

ABSTRAK  Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue. Di Indonesia DHF lebih banyak terjadi pada anak. Anak dengan DHF dapat mengalami kekurangan cairan atau hipovolemia dalam tubuhnya. Hipovolemia terjadi akibat terinfeksinya tubuh oleh virus dengue yang menyebabkan virus membentuk kompleks virus antibody, kemudian terjadi peningkatan permeabilitas dinding pembuluh darah, sehingga membuat kebocoran plasma ke extravaskuler, dan penurunan cairan pada intravascular. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Asuhan Keperawatan melalui Intervensi Manajemen Hipovolemia Pada anak A dan anak R dengan masalah keperawatan Hipovolemia. Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif, sampel yang diambil sebanyak 2 orang pasien dengan memberikan tindakan keperawatan Manajemen Hipovolemia. Tindakan keperawatan dilakukan mulai tanggal 6 – 8 Desember 2022 pada pasien An. A dan An. R di Ruang Rawat Inap Anak Rumah Sakit Marinir Cilandak. Hasil dalam penelitian ini, tindakan keperawatan Manajemen Hipovolemia yang diberikan kepada pasien An. A dan An. R di RS Marinir Cilandak, terjadi perubahan kondisi yang sangat baik. Pada hari ketiga didapatkan Masalah Keperawatan Hipovolemia telah teratasi pada kedua pasien, dimana hal tersebut di dukung dengan data bahwa sudah tidak ada tanda dan gejala Hipovolemia pada An. A dan An. R yaitu, keluhan lemas sudah tidak ada, wajah pasien tampak lebih segar, nadi teraba kuat, turgor kulit meningkat, membrane mukosa membaik, tekanan darah dan frekuensi nadi membaik, asupan cairan pasien memenuhi kebutuhan cairan harian pasien, dan hasil balance cairan , menunjukkan status cairan pasien tercukupi. Melakukan intervensi Manajemen Hipovolemia selama 3 x 24 jam memiliki hasil yang efektif untuk mengatasi masalah Hipovolemia pada anak dengan diagnosa medis DHF. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebuah motivasi perawat ruang rawat inap anak dengan DHF untuk menerapkan manajemen hipovolemia pada anak, serta menjadi pengetahuan bagi keluarga pasien agar dapat memantau cairan pada anak yang sedang mengalami penyakit DHF.  Kata Kunci:Dengue Hermorrhagic Fever, Hipovolemia, Manajemen Hipovolemia    ABSTRACT Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a disease caused by the dengue virus. In Indonesia DHF is more common in children. Children with DHF can experience a lack of fluids or hypovolemia in their bodies. Hypovolemia occurs due to infection of the body by the dengue virus which causes the virus to form virus antibody complexes, then there is an increase in the permeability of the blood vessel walls, thus causing plasma leakage to the extravascular, and a decrease in intravascular fluid. Purpose of this research is to analyze nursing care through hypovolemia management interventions in children A and children R with hypovolemia nursing problems. This case study uses a descriptive method, sampels taken as many as 2 patients by carrying out Hypovolemia Management. Nursing actions were carried out from 6 – 8 December 2022 for patient chidren. A and children. R at the Pediatric Inpatient Room of Cilandak Marine Hospital. Hypovolemia Management nursing actions was given to patients children.A and children. R at the Cilandak Marine Hospital, there was a very good change in conditions. On the third day, it was found that the Hypovolemia Nursing Problem had been resolved in both patients, which was supported by data that there were no signs and symptoms of Hypovolemi such as complaints of weakness are gone, the patient's face looks fresher, the pulse feels strong, skin turgor increases, mucous membranes improve, blood pressure and pulse rate improved, the patient's fluid intake meets the patient's daily fluid needs, and the results of fluid balance, indicate status the patient's fluids are sufficient. Conducting Hypovolemia Management interventions for 3 x 24 hours has effective results in overcoming the problem of Hypovolemia in children with a medical diagnosis of DHF. It is hoped that the results of this study can be used as a motivation for nurses in pediatric inpatient rooms with DHF to implement hypovolemia management in children, as well as become knowledge for patient families so they can monitor fluids in children who are experiencing DHF.  Keywords: Dengue Hemorrhagic Fever, Hypovolemia, Management of Hypovolemia