Eko Wahyu Handoyo
Balai Taman Nasional Bunaken Manado

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FASILITASI BANTUAN USAHA EKONOMI KREATIF KELOMPOK MASYARAKAT BINAAN DI PULAU NAIN, TAMAN NASIONAL BUNAKEN Ermas Lukman; Adi Tri Utomo; Eko Wahyu Handoyo; Yuyun Saepul Uyun; Ifan Renova Sinaga
Jurnal Abditani Vol. 6 No. 1 (2023): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan masyarakat di desa daerah penyangga termasuk salah satu upaya pembangunan berbasis konservasi. Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif merupakan alternatif bagi masyarakat dalam mengembangkan potensi lokalnya. Pulau Nain merupakan pulau terjauh dalam kawasan TN Bunaken yang hanya dapat diakses menggunakan jalur laut dari daratan utama Sulawesi Utara. Keterbatasan akses ini perlu didukung dengan adanya pembangunan infrastruktur baik transportasi, listrik, bangunan air, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Keterbatasan ekonomi memiliki dampak serius terhadap masa depan keberadaan taman nasional yaitu tingkat pendidikan masyarakat di dalam dan sekitar kawasan konservasi. Menyadari berbagai hal diatas, Balai TN Bunaken menyalurkan berbagai macam bantuan untuk pemberdayaan usaha ekonomi masyarakat melalui kelompok binaan yang ada di seluruh wilayah pengelolaan tingkat tapak (resort). Kelompok yang sudah didampingi sebelumnya dalam jangka waktu yang cukup, kemudian akan dilakukan uji kelayakan dan kesiapan dalam hal penerimaan bantuan. Pelaksanaan kegiatan fasilitasi dan pemberian bantuan usaha ekonomi kreatif kepada kelompok masyarakat desa binaan di Pulau Nain dilakukan secara berkesinambungan. Metode pelaksanaan kegiatan berupa pengambilan data dan pendampingan kelompok. Kelompok Sinar Bahari Nain benar adanya sudah terfasilitasi menerima bantuan untuk stimulus permodalan usaha ekonomi kreatif. Pendampingan kelompok masyarakat perlu dilakukan rutin dan melekat setelah pemberian bantuan serta diawasi dalam penggunaannya.