Mery Delvi Irianti Nababan
Jurusan Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi dan Ilmu Kedokteran, Universitas Prima Indonesia, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN INDEKS OHI-S DENGAN KEBIASAAN MEROKOK PADA PENGENDARA OJEK ONLINE DI KELURAHAN SEI PUTIH TENGAH KECAMATAN PETISAH KOTA MEDAN Suci Erawati; Susiani Tarigan; Mery Delvi Irianti Nababan
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i2.17418

Abstract

Merokok masih menjadi masalah kesehatan dunia. Merokok adalah kebiasaan umum yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari dan komprehensif di masyarakat. Kebiasaan ini dapat menyebabkan penumpukan plak gigi. Kebaruan penelitian ini karena peneliti menganalisis korelasi indeks OHI-S dengan kebiasaan merokok pada pengemudi ojek online. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis korelasi indeks OHI-S dengan kebiasaan merokok pada pengemudi ojek online di Kelurahan Sei Putih Tengah, Kecamatan Petisah, Kota Medan. Jenis penelitian ini korelasi deskriptif  Cross Sectional. Penelitian ini menggunakan sampel pengemudi ojek online yang berada di Kecamatan Sei Putih Tengah, Petisah, Kota Medan, berjumlah 30 orang. Pengumpulan data validasi menggunakan kuesioner untuk mengetahui kebiasaan merokok dan pemeriksaan OHI-S menggunakan indeks dari Green dan Vermillion, yaitu Oral Hygiene Index Simplified.  Data dianalisis menggunakan  uji Chi Square. Hasilnya, indeks OHI-S sampel terbesar adalah 20 orang (55,6%), dan hanya 16 orang (44,4%). Tingkat merokok tertinggi adalah sedang pada 14 orang (38,9%), berat pada 12 orang (33,3%), dan ringan hanya 10 orang (27,8%). Disimpulkan didapat korelasi yang signifikan dari indeks OHI-S dengan kebiasaan merokok pengemudi ojek online di Sei Putih Tengah Kecamatan Petisah.