Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Kemampuan Literasi Informasi Mahasiswa dengan Model The Seven Pillars of Information Literacy dalam Pembelajaran Daring Siti Latifah Mubasiroh
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 14, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2023.14(1).24-32

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kemampuan literasi informasi mahasiswa dengan model The Seven Pillars of Information Literacy dalam pembelajaran daring. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif. Data dalam penelitian ini menggunakan data primer. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner melalui Google Form. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan cara random sampling, minimal 10% dari jumlah mahasiswa aktif Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ilmu Agama Islam, Universitas Islam Indonesia. Kuesioner disusun berdasarkan teori dalam The Seven Pillars of Information Literacy oleh SCONUL. Analisis data dilakukan dengan software PLS AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi informasi mahasiswa dengan model The Seven Pillars of Information Literacy  dalam pembelajaran daring sudah baik, tetapi perlu peningkatan dalam beberapa aspek. Rata-rata nilai pada variabel mengidentifikasi adalah 4,19 (baik), ruang lingkup 4,2 (baik), merencanakan 4,25 (sangat baik), mengumpulkan 4,25 (sangat baik), mengevaluasi 4,19 (baik), mengelola 4,25 (sangat baik), dan menyajikan 4,14 (baik). Kata Kunci: mahasiswa, literasi informasi, the seven pillars, pembelajaran daring
INTEGRATED MARKETING COMMUNICATION (IMC) STRATEGIES AT SHARIA SYAFAAT MARCOMM DIGITAL AGENCY IN YOGYAKARTA IN 2021 Ula Ulhusna; Siti Latifah Mubasiroh
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 5 No. 2 (2023): Special Issue
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol5.iss2.art8

Abstract

Integrated Marketing Communicationplay a key role in managing marketing strategies. IMC itself focuses on marketing its product, services and facilities to gain good public opinion and maintance a positive image.the purpose of this study is to describe the work system of IMC at sharia Syafaat Marcomm Digital Agency itself. The constructivist paradigm is the mainstay of this research because the truth of reality which is seen as a result of social construction and the truth of realyty are relative. This is support by a target sampling technique, namely looking for relevant informants such as directors and general managers to ensure the data obtained are valid. This study use qualitative research, which describes the problem under study obtained through interviews with interview tehniques, observation and collection of documentation. Syafaat Marcomm uses IMC such as advertising, Consumer Sales Promotion, Trade Sales Promotion, Public Relation, and Publications, Sponsorship and Event, Direct Marketing in serving clients and applaying to clients. In accordance with thw vision and mission of improving product quality and quality to develop following technological civilization and becoming a creative company in every information technology service.
Analisis Kemampuan Literasi Informasi Mahasiswa dengan Model The Seven Pillars of Information Literacy dalam Pembelajaran Daring Siti Latifah Mubasiroh
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2023.14(1).24-32

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kemampuan literasi informasi mahasiswa dengan model The Seven Pillars of Information Literacy dalam pembelajaran daring. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif. Data dalam penelitian ini menggunakan data primer. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner melalui Google Form. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan cara random sampling, minimal 10% dari jumlah mahasiswa aktif Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ilmu Agama Islam, Universitas Islam Indonesia. Kuesioner disusun berdasarkan teori dalam The Seven Pillars of Information Literacy oleh SCONUL. Analisis data dilakukan dengan software PLS AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi informasi mahasiswa dengan model The Seven Pillars of Information Literacy  dalam pembelajaran daring sudah baik, tetapi perlu peningkatan dalam beberapa aspek. Rata-rata nilai pada variabel mengidentifikasi adalah 4,19 (baik), ruang lingkup 4,2 (baik), merencanakan 4,25 (sangat baik), mengumpulkan 4,25 (sangat baik), mengevaluasi 4,19 (baik), mengelola 4,25 (sangat baik), dan menyajikan 4,14 (baik). Kata Kunci: mahasiswa, literasi informasi, the seven pillars, pembelajaran daring
Dinamika Psikologis dalam Proses Belajar Siswa SMP Melanie Indah Nurwahid; Siti Latifah Mubasiroh
BLAZE : Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan Vol. 3 No. 4 (2025): November: BLAZE : Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Peng
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/blaze.v3i4.3627

Abstract

Students' learning processes are not only determined by cognitive abilities but are also greatly influenced by accompanying psychological aspects. At the junior high school (SMP) level, students are in the early adolescence phase, which is characterized by significant changes in emotions, motivation, and social needs. This condition makes psychological aspects a crucial factor in determining learning success. This study aims to examine the psychological dynamics that influence the learning process of junior high school students and their implications for the implementation of learning. The research method used is field research with a descriptive qualitative approach. The results show that learning motivation, emotional state, learning strategies, and social environmental support have interrelated roles in shaping students' learning experiences. Differences in students' psychological states contribute to variations in engagement and learning outcomes. Therefore, understanding students' psychological dynamics is crucial for teachers in designing effective, comfortable, and meaningful learning.
Analisis Pola Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam Penyelesaian Tugas Akademik Mahasiswa Siti Latifah Mubasiroh
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 15, No 2 (2026): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v15i2.30155

Abstract

Pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mengubah cara mahasiswa menyelesaikan tugas-tugas akademik di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penggunaan AI di kalangan mahasiswa, meliputi frekuensi pemanfaatan, jenis platform yang mendominasi, serta tujuan utama penggunaannya. Penelitian kuantitatif deskriptif ini menggunakan metode survei terhadap 50 mahasiswa aktif Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Agama Islam, Universitas Islam Indonesia yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa 68% menggunakan AI dengan frekuensi beberapa kali seminggu. Selanjutnya 24% mahasiswa menggunakan AI setiap hari, dan 8% jarang menggunakan AI, yakni 1-4 kali dalam sebulan. Jenis AI yang paling dominan digunakan adalah AI Generatif teks. Beberapa di antaranya juga memanfaatkan AI Pemrograman/Desain, juga AI Analisis Data. Tujuan utama mahasiswa menggunakan AI adalah untuk mencari ide atau inspirasi awal tugas, mencati sumber referensi, dan mempercepat penyelesaian tugas. Temuan ini mengindikasikan tingginya adopsi AI dalam aktivitas akademik, sehingga diperlukan regulasi dan panduan literasi AI yang jelas di lingkungan kampus.Kata kunci: Artificial Intelligence (AI), pola penggunaan, tugas akademik, mahasiswa, AI Generatif
Peran Pendidikan Agama Islam dalam Menangani Krisis Identitas Generasi Alpha di Era Digital Siti Latifah Mubasiroh; Nawah Almas Diyau Ma’arif
IHSANIKA : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 4 (2024): Desember : IHSANIKA : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/ihsanika.v2i4.2359

Abstract

Identity crisis is a problem that often occurs when someone is an adult or teenager. Self-identity is a sharpened awareness of one's self and is used to explain who one is, which includes one's character and also as a standard of action in evaluating one's self in the various things one does. The alpha generation, which was born in the digital era with unlimited access to information, is a huge challenge in building this self-identity. This research aims to examine that Islamic Religious Education has a strategic role in developing a person's self-identity, by providing guidance on spiritual, moral and social values ​​that can help this generation recognize and build a strong self-identity. This research was carried out using the literature study method by examining related references from books and scientific journals.