Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Wali Nagari dalam Implementasi Progam Pembangunan di Nagari Garagahan Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Maichel Firmansyah; Iddya Mustika; Medina
Jurnal Kajian Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Kajian Sosial dan Humaniora
Publisher : Revolt Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63082/jksh.v2i2.38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kinerja Wali Nagari di Garagahan dalam mengimplementasikan program pembangunan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian dilakukan pada bulan Januri hingga Maret 2025. Teknik pengumpulan data melalui observasi partisipan aktif, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Teknik pemilihan informan dengan purposive sampling dengan kriteria informan penelitian yaitu yang memiliki pengetahuan yang baik terkait Wali Nagari dan programnya di Nagari Garagahan, Kabupaten Agam. Informan Penelitian ini berjumlah 10 orang yang terdiri dari Wali Nagari, Niniak Mamak, dan masyarakat. Hasil penelitian kinerja Wali Nagari sudah mendekati optimal pada perencanaan, tapi pada tahap pelaksanaan dan evaluasi masih kurang optimal. Kendala pada anggaran dan partisipatif masyarakat yang sulit karena faktor komunikasi interpersonal dan tidak aktifnya keterlibatan langsung Wali Nagari  di tengah masyarakat.
Analisis Bentuk Kampanye Negatif di Media Sosial pada Pemilihan Umum Maichel Firmansyah
Jurnal Kajian Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Kajian Sosial dan Humaniora
Publisher : Revolt Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63082/jksh.v2i2.43

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk megetahui bentuk kampanye negatif pada pemilu di media sosial.  Penelitian tentang kampanye negatif di media sosial masih minim literaturnya, sehingga penelitian ini butuh dilakukan untuk memperkaya khazanah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan literatur review menggunakan open knowledge map dengan kata kunci yang dipilih yaitu komunikasi politik, media sosial dan kampanye negatif. Sumber-sumber yang dipilih dalam penelitian ini adalah yang berkaitan dengan bentuk kampanye negatif di media sosial dalam pemilihan umum. Kampanye politik di media sosial menunjukan bentuk “Kritik terbuka terhadap catatan atau kebijakan lawan”, “Hashtag campaigns”, dan “meme atau parodi”.
Optimalisasi Pembelajaran Sejarah dengan Pendekatan Kontekstual untuk Meningkatkan Literasi Politik Siswa Sekolah Menengah Atas Cuprianto Cuprianto; Maichel Firmansyah
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 2 No. 1 (2023): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.848 KB) | DOI: 10.24036/nara.v2i1.118

Abstract

Mata pelajaran sejarah banyak mengacu pada peristiwa dan tentang sejarah masa lalu yang meliputi ruang dan watku pada suatu kejadian dalam kehidupan manusia. Materi-materi pada pembelajaran sejarah memiliki potensi untuk dapat meningkatkan literasi politik dari siswa-siswi di satuan pendidikan tingkat SMA. Penelitian ini dibuat menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan literatur review atau tinjauan pustaka dengan sumber yang ada pada Goggle Scholar dan Science Direct dengan kata kunci yang dipilih yaitu materi sejarah, pengembangan materi sejarah dan literasi politik. Hasil penelitian menemukan bahwa materi pembelajaran sejarah dapat meningkatkan literasi politik siswa-siswi di satuan pendidikan SMA lewat pendekatan pembelajaran kontekstual dengan mengoptimalkan materi sejarah pada materi kesadaran sejarah. Pemahaman personal. Meningkatnya pemahaman kolektif. Peningkatan rasa bangga atas gemilangnya masa lalu melalui. Meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme. Menumbuhkan nilai-nilai moral, kemanusiaan, dan lingkungan hidup. Menumbuhkan nilai-nilai kebhinekaan dan gotong royong. Pemahaman dimensi manusia dan dimensi ruang. Peningkatan kepahaman dalam berpikir secara kritis, reflektif, kontekstual, multiperspektif, dan transformatif. Melatih keterampilan dalam mencari sumber yang aktual dan mengolah informasi sejarah secara digital maupun non-digital.