This Author published in this journals
All Journal Rotasi
Hartono Widjaja
Politeknik Manufaktur Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS SPRINGBACK PADA PROSES V-BENDING DENGAN VARIABEL KEKERASAN POLYURETHANE SEBAGAI DIE PEMBENTUK DAN ARAH TEKUNAN SEARAH GRAIN DIRECTION PELAT Hartono Widjaja
ROTASI Vol 25, No 1 (2023): VOLUME 25, NOMOR 1, JANUARI 2023
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.25.1.1-9

Abstract

Springback adalah fenomena yang terjadi pada lembaran pelat apabila diproses bending. Pelat yang dibending mengalami penyimpangan dimensi sudut dan radius tekuk dari yang dirancang. Proses terjadinya springback, diawali dengan pergeseran bidang netral (neutral axis) yang membagi ketebalan pelat, tepat di area tekukan akan mengalami penekanan pada batas bidang netral menuju permukaan dalam tekukan dan penarikan pada batas bidang netral menuju luar. Dari perbedaan tegangan tersebut maka proses springback pun terjadi. Penelitian ini akan memakai bahan urethane sebagai pengganti Die (pembentuk bawah) sebagai pengganti material baja yang selama ini dipakai sementara punch (pembentuk atasnya) tetap memakai baja. Penulis akan melakukan penelitian eksperimental pada proses V-bending dengan sudut 900 material ST37 ketebalan 2 mm dengan variable kekerasan polyurethane shore 80A, 84A, 93A dan 95A duro. Rumus umum springback yang selama ini dipakai adalah     Ri/Rf=4 ((Ri.Y)/(E .t))^3-3 ((Ri .Y)/(E .t))+1Hasil springback berdasarkan variabel kekerasan urethane mampu menghasilkan springback terkecil yaitu dengan menggunakan Urethane shore 93 A Duro dengan springback sebesar 2.31°. Selain itu, besarnya springback dengan rumus regresi polinomial lebih mendekati ideal rancangan dibandingkan dengan rumus umum springback (Kalpakjian). Hasil penelitian ini dapat dipakai oleh seorang perancang tool dan di rekomendasikan untuk perbaikan sudut punch pembentuk yang bisa dilakukan di industri.