Tradisi Hajat Laut merupakan salah satu kearifan lokal yang ada di Kabupaten Pangandara. Tradisi Hajat Laut dilaksanakan secara turun temurun sebagai bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat Kabupaten Pangandaran kepada Allah SWT atas diberikannya rezeki baik dari laut maupun dari darat. Akan tetapi masih banyak orang yang belum mengetahui secara jelas makna dari Tradisi Hajat Laut, dan belum tersedianya media dokumentasi khusus untuk menyimpan setiap dokumentasi dari tradisi tersebut. Media dokumentasi sangat berperan penting dalam memelihara nilai-nilai dan informasi dari Tradisi Hajat Laut, sehingga dapat diketahui oleh masyarakat luas. Tujuan penelitian dari penelitian ini untuk merancang media dokumentasi Tradisi Hajat Laut. Metode yang digunakan dalam penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan action research berdasarkan model Kurt Lewin yang terdiri dari planning (perencanaan), action (tindakan), observation (pengamatan), dan reflecting (refleksi). Data penelitian diperoleh melalui hasil observasi, wawancara, serta melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari penelitian yang dilakukan menghasilkan media dokumentasi dalam bentuk e-booklet khusus mengenai Tradisi Hajat Laut yang akan dimuat di website disparbud.pangandarankab.go.id. Melalui media dokumentasi pada e-booklet ini dinilai dapat dengan mudah dipelajari, diperbanyak, dan disebarluaskan sehingga dapat menambah wawasan masyarakat, dan menjadi salah satu upaya dalam melindungi, mempertahankan, serta melestarikan nilai budaya yang terkandung didalamnya.