Entin Srihadi Yanti
Universitas Nusantara PGRI

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

LITERATURE RIVIEW: PERAWATAN LUKAPERINEUM PADA IBU NIFAS Mulazimah Mulazimah; Entin Srihadi Yanti; Ardina Rezky Noeraini; Nabila Delya Putri
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.7493

Abstract

Abstrak Masa nifas merupakan periode kritis yang ditandai dengan perubahan fisiologis dan psikologis ibu, salah satunya terkait proses penyembuhan luka perineum. Di Indonesia, sekitar 66–85% ibu yang melahirkan pervaginam mengalami robekan perineum, baik akibat episiotomi maupun robekan spontan (Yuliyantika & Heryanto, 2025). Luka yang tidak dirawat optimal berisiko menimbulkan nyeri berkepanjangan, infeksi, gangguan aktivitas, hingga menurunkan kualitas hidup ibu (Herlina et al., 2023). Penelitian ini bertujuan meninjau efektivitas berbagai metode perawatan luka perineum pada ibu nifas berdasarkan hasil penelitian terkini. Penelitian menggunakan desain literature review dengan menelaah artikel nasional dan internasional yang dipublikasikan pada tahun 2014–2024 melalui database PubMed, Science Direct, Google Scholar, dan Portal Garuda. Kriteria inklusi mencakup penelitian eksperimental atau quasi-eksperimental yang membandingkan minimal dua metode perawatan luka perineum dan melaporkan luaran penyembuhan luka, tingkat nyeri, atau risiko infeksi, sedangkan artikel review, editorial, dan laporan kasus dieksklusi. Hasil telaah menunjukkan bahwa intervensi tradisional berbasis herbal seperti daun sirih, binahong, bunga telang, dan madu terbukti mempercepat regenerasi jaringan melalui efek antiinflamasi dan antibakteri (Gusnimar et al., 2021; Dewi, 2024), sementara metode modern seperti perawatan luka bersih dan kering, penggunaan antiseptik, serta teknik moist wound healing efektif menurunkan risiko infeksi (Rohmawati, 2023). Asupan nutrisi tinggi protein, misalnya ikan gabus dan putih telur, juga mempercepat penyembuhan melalui stimulasi pembentukan kolagen (Yuliana & Fauziah, 2021). Dengan demikian, perawatan luka perineum membutuhkan pendekatan komprehensif yang memadukan metode tradisional berbasis bukti dengan praktik modern untuk mempercepat pemulihan, mengurangi risiko komplikasi, serta meningkatkan kualitas hidup ibu nifas. Kata kunci : Perawatan, Luka Perinium, Ibu Nifas