This Author published in this journals
All Journal KURVATEK
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kerentanan Kebakaran Hutan dan Lahan di Jalur Pendakian Gunung Merbabu, Sindoro dan Sumbing, Jawa Tengah. Novia Mawar Sari; I Putu Gema Bujangga Waisnawa
KURVATEK Vol 8 No 1 (2023): Energy Management and Sustainable Environment
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v8i1.4025

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan merupakan bencana yang terjadi berulangkali di Indonesia yang dapat menyebabkan kerusakan hutan dan lahan. Faktor – faktor yang menyebabkan kebakaran hutan dan lahan yakni faktor kondisi alam seperti kondisi tutupan lahan, jenis tanah, dan kondisi iklim seperti fenomena El-Nino yang dapat menyebabkan kemarau panjang sehingga dapat memicu terjadinya kekeringan pada vegetasi dan berpotensi terbakar apabila terkena api. Faktor manusia seperti kelalaian dalam berkegiatan juga berpeluang menyebabkan kebakaran. Analisis kerentanan ini dilakukan secara spasial dengan menggabungkan semua komponen penyusun kerentanan, di mana masing – masing komponen kerentanan diperoleh sebagai hasil dari proses penggabungan beberapa parameter. Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji kerentanan di daerah penelitian (jalur pendakian Gunung Merbabu, Sindoro dan Sumbing) dan memperoleh kesimpulan dalam hal Potensi Kerugian Ekonomi, Potensi Kerugian Lingkungan dan Kelas Kerentanan di daerah penelitian. Pentingnya upaya menjaga kelestarian lingkungan gunung-gunung tersebut menjadi tanggung jawab kita semua, terkhusus para penggiat alam agar alam pegunungan ini dapat diwariskan ke generasi berikutnya. Hal ini sejalan dengan salah satu tujuan Pembangunan Berkelanjutan Berwawasan Lingkungan atau Suistanable Development Goals (SDGs) Indonesia, yang pada tahun 2030, memiliki target bahwa semua orang sadar akan pembangunan berkelanjutan dan menjalankan gaya hidup berwawasan lingkungan.