Maryani Maryani
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Alat Permainan Edukatif Terhadap Perkembangan Motorik Halus Balita Usia 4-5 Tahun di TK Al-Rizki Tangerang Cempaka Sari Wibawa; Maryani Maryani
Wellness And Healthy Magazine Vol 4, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/well.256422022

Abstract

To support the development of fine motor skills, it needs to be stimulated in the right way or strategy. One of the media that can be used to stimulate fine motor skills is an educational game tool by forming patterns based on the maze media. Objective this study examines the effect of the implementation of educative game tools on 4-5 years old toddlers' fine motor skill development in Al-Rizki Tangerang Kindergarten. This study uses a Quasi-Experimental method with the type of One Group Pre-test and Post-test. The population was all 4-5 years old toddlers, with a total sample of 30 toddlers. This study uses an instrument or research tool in the form of an observation sheet. Data analysis was carried out through a paired-sample t-test. The results of the t-test show the p-value (0.000) less than 0.05 so the decision taken is to accept Ha; there is the effect of the implementation of educative game tools on 4-5 years old toddlers fine motor skill development in Al-Rizki Tangerang Kindergarten. There is the effect of the implementation of educative game tools on 4-5 years old toddlers' fine motor skill development in Al-Rizki Tangerang Kindergarten. Abstrack: Untuk menunjang pengembangan keterampilan motorik halus perlu distimulasi dengan cara atau strategi yang tepat. Salah satu media yang dapat digunakan dalam menstimulasi keterampilan motorik halus adalah alat permainan edukatif dengan cara membentuk pola berdasarkan media maze. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian alat permainan edukatif terhadap perkembangan motorik halus balita usia 4-5 tahun di TK Al-Rizqi Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Experimental dengan jenis One Group Pre-test and Post-test. Populasi penelitian iniadalah seluruh anak usia 4-5 tahun, dengan jumlah sampel sebanyak 30 anak. Penelitian ini menggunakan instrumen atau alat penelitian berupa lembar obrsevasi. Analisis data dilakukan melalui uji t paired-sample. Hasil uji t menunjukkan nilai p (0,000) kurang dari 0,05 sehingga keputusan yang diambil adalah menerima Ha, ada pengaruh pemberian alat permainan edukatif terhadap perkembangan motorik halus balita usia 4-5 tahun di TK Al-Rizqi Tangerang. Ada pengaruh pemberian alat permainan edukatif terhadap perkembangan motorik halus balita usia 4-5 tahun di TK Al-Rizqi Tangerang.
Efektivitas Konsumsi Hati Ayam Dalam Meningkatkan Kadar Hemoglobin (Hb) Pada Ibu Hamil Dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) Ekayanti; Komariah Komariah; Maryani Maryani; Namita Sagala; Rosita Marjuk; Yeyen Agustina; Heny Surahman
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45428

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang signifikan dan dapat berdampak buruk pada ibu dan janin, salah satunya adalah anemia akibat defisiensi zat besi. Hati ayam dikenal kaya akan zat besi dan nutrisi lain yang penting untuk pembentukan hemoglobin (Hb). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Konsumsi Hati Ayam Dalam Meningkatkan Kadar Hemoglobin (Hb) Pada Ibu Hamil Dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) Di Puskesmas Pembantu Pondok Bambu 1. Jenis desain dalam penelitian ini adalah One-group pre-test post-test design. Dalam desain ini, satu kelompok subjek (ibu hamil dengan KEK) akan diukur kadar hemoglobinnya sebelum (pre-test) dan setelah (post-test) diberikan intervensi Konsumsi Hati Ayam. Penelitian ini dilaksanakan di PMB Maryani pada bulan mei 2025. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil dengan diagnosis Kekurangan Energi Kronis (KEK) yang terdaftar di PMB Maryani pada periode penelitian yakni sebanyak 48 ibu hamil dengan jumlah sampel dalam yang memenuhi kriteria adalah 32 ibu hamil. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0.001) antara kadar hemoglobin sebelum dan sesudah konsumsi hati ayam. Hasil statistik secara keseluruhan memperlihatkan peningkatan kadar hemoglobin setelah intervensi konsumsi hati ayam di Puskesmas Pembantu Pondok Bambu 1. Hasil penelitian disimpulkan bahwa pemberian buah bit secara signifikan efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin (Hb) pada ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) di Puskesmas Pembantu Pondok Bambu 1. Penelitian ini dapat dijadikan Rekomendasi spesifik bagi ibu hamil KEK, tenaga kesehatan, dan program kesehatan terkait konsumsi hati ayam.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Terhadap Kesiapan Menarche Pada Remaja Putri Awal di SMP 53 Palembang Ayu Resky Mustafa; Maryani Maryani
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.49547

Abstract

Menarche atau menstruasi pertama merupakan tahap penting dalam perkembangan remaja putri. Kesiapan menarche sangat dipengaruhi oleh pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi. Pengetahuan yang kurang dapat menimbulkan kecemasan dan kesalahpahaman, sehingga perlu diteliti hubungan antara pengetahuan dan kesiapan menarche pada remaja putri awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan Kesehatan reproduksi terhadap kesiapan menarche pada remaja putri awal di SMP 53 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh remaja putri awal di SMP 53 Palembang dengan sampel sebanyak 45 siswi yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji korelasi Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebagian besar remaja memiliki tingkat pengetahuan Kesehatan reproduksi yang "cukup" (42.2%) dan "baik" (37.8%). Sementara itu, tingkat kesiapan menarche mayoritas berada pada kategori "cukup siap" (42.2%) dan "siap" (31.1%). Berdasarkan uji bivariat, terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan Kesehatan reproduksi dengan kesiapan menarche pada remaja putri awal (p-value < 0.05). Mayoritas remaja dengan pengetahuan baik juga menunjukkan kesiapan menarche yang baik. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan Kesehatan reproduksi dengan kesiapan menarche pada remaja putri awal di SMP 53 Palembang. Semakin baik pengetahuan yang dimiliki, semakin tinggi tingkat kesiapan remaja dalam menghadapi menarche.