Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

REDESIGN PERFORMANCE MEASUREMENT SYSTEMS: A LITERATURE REVIEW Rois Syarif Qoidhul Haq
Journal of Risk and Uncertainty Issues Vol. 1 No. 1 (2022): Journal of Risk and Uncertainty Issues
Publisher : Scientia Integritas Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.678 KB) | DOI: 10.56282/jrui.v1i1.229

Abstract

Performance evaluation must be continuously redesigned considering that there are still many employees who feel uncomfortable with the ongoing performance evaluation, due to several problems that common happened. Based on the literature review perspective, it was concluded that in improving employee performance, the redesign of performance measurement systems relies on design recommendations. The recommendation refers to strengthening the function of the performance-based reward system which includes several important elements of performance for employees, such as the quantity of results, quality of results, timeliness of results, attendance, and ability to work together.
TANTANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI ERA DIGITAL: SUATU KAJIAN LITERATUR Rois Syarif Qoidhul Haq
Journal of Risk and Uncertainty Issues Vol. 1 No. 2 (2022): Journal of Risk and Uncertainty Issues
Publisher : Scientia Integritas Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.561 KB) | DOI: 10.56282/jrui.v1i2.296

Abstract

Tantangan dalam hal adaptasi teknologi dan strategi manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) ini telah menimbulkan risiko tersendiri terhadap SDM. Namun, penguasaan teknologi di era digital tetap membutuhkan SDM demi memformulasikan dan mengimplementasikan setiap strategi yang dibangun perusahaan/organisasi dalam mencapai tujuannya. Kebutuhan SDM tersebut dapat diupayakan oleh perusahaan/organisasi dengan memperlakukan manusia sebgai investasi atau asset yang harus dijaga dan dikembangkan dalam mencapai tujuan organisasi. Disarankan agar SDM yang telah berpengalaman dan telah membuktikan loyalitasnya dapat disinergikan dengan pelatihan dan/atau perekrutan beberapa tenaga analis yang berkualitas .
SEGMENTASI IKLAN BALIHO DI ERA DIGITALISASI: STUDI KASUS PADA IKLAN KESEHATAN DI KOTA TANGERANG Rois Syarif Qoidhul Haq
Digital Economy and Digital Transformation Review Vol. 1 No. 1 (2022): Digital Economy and Digital Transformation Review
Publisher : Scientia Integritas Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.882 KB) | DOI: 10.56282/deditr.v1i1.288

Abstract

Era digital saat ini mengharuskan setiap bisnis agar bekerja efisien, terutama di bisnis klinik kesehatan yang sangat memiliki persaingan ketat. Meskipun era digital telah berkembang pesat, namun iklan berupa baliho masih diperlukan dalam bisnis klinik kesehatan saat ini agar dapat bersaing secara efisien. Hasil studi menunjukkan persaingan klinik kesehatan harus melakukan analisis segmentasi pasar berupa Ukuran Kota, Kepadatan, Iklim, Pekerjaan, Pendidikan, Siklus hidup keluarga, Gaya Hidup, Kepribadian, Manfaat, Status Penggunaan, dan Status Loyalitas.
Karyawan sebagai Aset dan Implementasinya dalam Hukum Ketenagakerjaan di Indonesia rois syarif qoidhul haq
Scientia Human Capital and Organizational Behavior Vol. 1 No. 1 (2022): Scientia Human Capital and Organizational Behavior
Publisher : Scientia Integritas Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.086 KB) | DOI: 10.56282/shcob.v1i1.293

Abstract

Kinerja suatu organisasi/perusahaan tidak dapat terlepas dari sukses pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM). Agar suatu organisasi yang memiliki kinerja berkesinambungan, organisasi selayaknya memenuhi indicator-indikator kuantitatif, kualitatif, ketepatan waktu pelaksanaan tugas atau penyelesaian produk, efektivitas penggunaan sumber organisasi, cara melakukan pekerjaan, efek atas suatu upaya, metode melaksanakan tugas, standar sejarah, dan standar nol atau absolut. Indikatr-indikator tersebut akan terpenuhi bila organisasi memperlakukan karyawan sebagai asset, saling memiliki, dan melakukan engagement kepada karyawan. Hal ini sejalan dengan bentuk kerjasama antara pengusaha dengan pekerja yang secara yuridis telah diatur dalam Undang- Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
INKLUSI KEUANGAN BAGI NELAYAN INDONESIA DI ERA DIGITAL Rois Syarif Qoidhul Haq
Journal of Entrepreneurship and Financial Technology Vol. 1 No. 1 (2022): Journal of Entrepreneurship and Financial Technology
Publisher : Scientia Integritas Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56282/jeft.v1i1.353

Abstract

Data tahun 2019 menunjukkan bahwa kurang dari 14,58 juta jiwa nelayan di Indonesia belum berdaya secara ekonomi maupun politik, dan berada di bawah garis kemiskinan. Disimpulkan bahwa inklusi keuangan dengan mensinergikan dan mengkolaborasikan teknologi, seperti E-Log Book, Local Heroes dan Aruna Hub, harus dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan di Indonesia. Kesuksesan inklusi keuangan dengan sinergi dan kolaborasi teknologi tersebut sangat tergantung pada peran aktif para pemangku kepentingan, yang terdiri dari Pemerintah, nelayan, offtaker, lembaga keuangan, industry terkait hasil tangkap nelayan.