Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

UNGKAPAN HONORIFIK MUTLAK DALAM MENGAKOMODASI SAPAAN DAN VERBA KEISLAMAN PADA NOVEL KARYA OKKY MADASARI Zaman, Mochamad Nuruz
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 16, No 1 (2018)
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.099 KB) | DOI: 10.18592/khazanah.v16i1.2130

Abstract

Abstract: This research is sociolinguistics approach of language contact of absolute honorifics in accommodating Islamic addresses and verbs on Okky Madasari’s novels. This is conducted by qualitatively descriptive by analyzing the data to be categorized the Islamic addresses and verbs in order to focus on those novels. Islamic addresses consist of nobility, general society, and Islamic verbs simultaneously able to well integrate on Okky Madasari’s novels. This development of Islamic addresses and verbs is substantially supporting theory of honorifics expressions focusing on Javenese lexicon and Indonesian language referent of respecting the utterance participants based on appropriate words.Abstrak: Penelitian ini merupakan kajian sosilinguistik dalam menelaah kontak bahasa pada ungkapan honorifik mutlak dalam mengakomodasi sapaan dan verba keislaman pada novel karya Okky Madasari. Dikaji secara kualitatif deskriptif dengan analisis data secara domain untuk pengkategorian jenis sapaan dan verba keislaman agar terfokus pada keempat novel. Sapaan keagamaan kebangsawanan, masyarakat umum dan verba keislaman secara simultan mampu berintegrasi pada novel karya Okky Madasari. Pengembangan teori sapaan dan verba keislaman ini merupakan substansial pendukung teori ungkapan honorifik mutlak agar mampu difokuskan pada leksikon bahasa Jawa dan kata sandang bahasa Indonesia dalam pola meninggikan pelibat tuturan sesuai pilihan kata yang tepat.
IDEN TRANSLATOR VS GOOGLE TERJEMAHAN: BIAS GENDER DALAM ALAT BANTU ELEKTRONIK PENERJEMAHAN DALAM JARINGAN Mochamad Nuruz Zaman
RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 12, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.786 KB) | DOI: 10.26858/retorika.v12i1.7386

Abstract

ID <> EN Translator vs Google Translation: Gender Bias in Electronic Translation Tools Online. This study investigates the gender bias expression of the pronoun “dia (pronoun of Indonesia language)” that does not refer yet the absolute gender either man or woman in the translation online tools of android play store. This study was designed descriptive qualitative with purposive sampling. Data collection is done by analyzing documents, namely analyzing data related to gender bias in the object of study. The results showed that negative meanings for men were less than positive. Negative meaning for women is more than the positive meaning.
TRAINING WITH CLASS AND PRACTICE SYSTEM OR E-LEARNING: A FAIRNESS OF FREE PRE-EMPLOYMENT TRAINING WITHOUT WARRANTY Mochamad Nuruz Zaman; Muhammad Ahmi Husein
Journal of Risk and Uncertainty Issues Vol. 1 No. 1 (2022): Journal of Risk and Uncertainty Issues
Publisher : Scientia Integritas Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.502 KB) | DOI: 10.56282/jrui.v1i1.230

Abstract

Preemployment training merupakan bagian dari corporate social responsibility (CSR) yang harus dijalankan oleh pabrikan bersama pemerintah, mengingat pemerintah sangat membutuhkan investasi untuk menggerakan perekonomian negara, sedangkan investor atau pabrikan sangat mengharapkan tersedianya tenaga kerja dan tawaran kerjasama kemitraan dari pemerintah dalam hal rekrutmen dan pelatihan. Studi ini menghasilkan dua kesimpulan. Pertama, adalah adil jika pabrik yang memiliki sarana dan prasarana pelatihan praktek yang lengkap untuk menyelenggarakan pelatihan prakerja hingga selesai. Kedua, pelatihan yang dilakukan pabrik harus dengan sistem kelas dan praktek secara langsung karena produk pabrik berhubungan dengan keselamatan penggunanya.
SAFE HARBOUR DALAM OPEN, DISTANCE, AND DIGITAL EDUCATION (ODDE) DI INDONESIA Mochamad Nuruz Zaman
Journal of Entrepreneurship and Financial Technology Vol. 1 No. 1 (2022): Journal of Entrepreneurship and Financial Technology
Publisher : Scientia Integritas Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56282/jeft.v1i1.351

Abstract

Peran open, distance, and digital education (ODDE) yang selama ini diabaikan menjadi sangat penting, yakni sebagai penyelamat pendidikan selama pandemi COVID-19 dan justru semakin kuat di era pasca-COVID. Namun, penting menjawab permasalahan yang mempertanyakan bagaimana perlindungan hukum terhadap penyelenggara ODDE di Indonesia, mengingat prose belajar dan menjara secara online, misalkan melalui zoom atau microsoft teams, berpotensi melanggar UU ITE atau menampilkan konten illegal atau melakukan pelanggaran hak cipta. Disimpulkan bahwa perlindungan hukum terhadap penyelenggara ODDE di Indonesia perlu diatur dalam tatanan undang-undang sektoral atau lex specialist-nya, mengingat meskipun UU Guru dan Dosen dan Permendikbud Nomor 10 Tahun 2017 telah memberikan perlindungan terhadap guru dalam pelaksanaan tugas, namun dalam menjawab kasus terkait akan memerlukan argumentasi hukum yang sulit, lebih mendalam dan panjang.