Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kemajuan dan Pengembangan Drone pada Sektor Konstruksi di Indonesia Putri Ilmi Sakinah; Yongki Alexander Tanne; Fatwa Ibnu Isa; Muhamad Haikal Hegemur
Jurnal Teknik Sipil dan Teknologi Konstruksi Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Teknik Sipil dan Teknologi Konstruksi
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jts-utu.v9i1.7186

Abstract

The use of drones is growing along with advances in technology. Initially, drones were used for military purposes, but now drones have penetrated the construction sector and offer various benefits, especially in the information retrieval process. For this reason, this research tries to qualitatively obtain an overview of the progress of drone use in Indonesia based on a comparison of literature studies and case studies on the X Hospital Development Project while at the same time looking at its development potential. Based on the project life cycle (PLC), the use of drones in Indonesia includes the project planning stage; project drafting and design; to construction planning and supervision. Compared to these developments, drones in the X Hospital Construction Project are used in the construction supervision stage only. This shows the great potential that is still hidden from the use of construction drones to improve the quality of the construction sector. Furthermore, the development direction for the use of drone technology will be maximized and provide added value if integrated with other technologies such as Cloud and Building Information Modeling (BIM). This research is expected to be an overview of the development of construction projects in adopting and utilizing technology to improve the quality of project implementation and overcome construction project problems in Indonesia, specifically the use of drone technology. Keywords—drone, construction, project life cycle, monitoring, case study
EVALUASI PERUBAHAN DESAIN GEDUNG PADA TAHAP KONSTRUKSI TERHADAP KAPASITAS STRUKTURAL (Studi Kasus Proyek Gedung XYZ) Shyva Farhani; Dila Rivana; Yongki Alexander Tanne
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 5 No 1 (2024): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v5i1.12133

Abstract

Perubahan desain struktur yang terjadi di pertengahan proyek konstruksi seringkali merupakan dinamika yang menimbulkan tantangan signifikan, untuk itu perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut terhadap struktur bangunan menggunakan perangkat lunak SAP 2000 merupakan salah satu software untuk analisis struktur. Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa struktur eksisting dimodifikasi memenuhi standar kekuatan dan keselamatan yang diperlukan. Lingkup penelitian ini dilakukan di proyek XYZ dengan membatasi fokus pada evaluasi struktur baja eksisting. Data yang digunakan pada penelitian ini antara lain yaitu Data Primer berupa DED (Detail Engineering Design) proyek dan data lain yang berkaitan dengan masalah penelitian. Data sekunder yang digunakan antara lain standar-standar pada analisis struktur seperti SNI 1727-2013. Tahapan analisa struktur menggunakan SAP2000 ini secara garis besar adalah sebagai Menentukan system Grid rencana struktur, pemodelan struktur, perhitungan pembebanan, Analisa struktur (Run Analysis), Cek Rasio Kapasitas Penampang Struktur. Dari analisis yang dihasilkan SAP2000 diambil nilai maksimum, nilai minimum, nilai rata-rata, standar deviasi, batas atas dan batas bawah dari hasil analisis kapasitas pewnampang. Setelah melakukan analisis menggunakan perangkat lunak SAP2000, dapat disimpulkan bahwa struktur gedung mengalami kelebihan kapasitas untuk menahan beban yang diantisipasi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya potensi kegagalan struktural akibat beban yang melebihi kapasitas penampang yang telah dirancang. Beberapa faktor seperti perubahan beban, pemilihan profil baja atau kesalahan dalam perhitungan struktural dapat menjadi penyebab ketidakmampuan struktur.