Pradika Adi Wijayanto
Jurusan Geografi, FIS UNNES

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI DESAIN SISTEM PEMBELAJARAN MODEL ASSURE PADA MATA KULIAH STUDI FENOMENA GEOSFER (SFG) 1 MAHASISWA PENDIDIKAN GEOGRAFI BERBASIS ONLINE Pradika Adi Wijayanto
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 11, No 1 (2023): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v11i1.12044

Abstract

Abstrak: Studi Fenomena Geosfer (SFG) atau kuliah kerja lapangan adalah mata kuliah jurusan geografi yang memadukan pembelajaran berbasis indoor dan outdoor study. Pandemi Corona menjadi tantangan dalam pelaksanaan perkuliahan sehingga diperlukan model desain sistem pembelajaran efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model sistem pembelajaran dan mengimplementasikan dengan prosedur enam langkah model ASSURE. Penelitian ini menggunakan purposive sample, diambil 1 rombel semester 2 mahasiswa program studi pendidikan geografi Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang mata kuliah studi fenomena geosfer 1 tahun 2020/2021 sejumlah 41 orang. Teknik pengambilan data ini menggunakan angket tertutup dan Angket terbuka. Analisis data kuantitatif menggunakan rumus deskripsi persentase. Hasil penelitian menunjukkan pada ketercapaian tujuan pembelajaran, ketepatan penggunaan metode, media dan strategi pembelajaran, proses keterlibatan aktif mahasiswa dalam pembelajaran menunjukkan dominasi pada persepsi setuju, begitu pula dalam hasil evaluasi dari hal tersebut sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam implementasinya efektif.Abstract : Geosphere Phenomenon Studies (SFG) or field work courses are geography majors that combine indoor and outdoor study-based learning. The Corona pandemic is a challenge in the implementation of lectures so that an effective and efficient learning system design model is needed. The purpose of this research is to develop a learning system model and implement the ASSURE model with a six-step procedure. This study used a purposive sample, taken 1 semester 2 group of students from the geography education study program, Faculty of Social Sciences, Semarang State University for the subject of study of geosphere phenomena 1 year 2020/2021, a total of 41 people. This data collection technique uses a closed questionnaire and an open questionnaire. Quantitative data analysis uses a percentage description formula. The results of the study show the achievement of learning objectives, the accuracy of using methods, media and learning strategies, the process of active involvement of students in learning shows dominance in perceptions of agreement, as well as in the evaluation results of this so that it can be concluded that the implementation is effective.
IMPLEMENTASI WEBGIS BERBANTUAN MY MAPS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS SPASIAL SISWA KELAS X SMA DI KOTA SEMARANG MATERI INTERPRESTASI CITRA Pradika Adi Wijayanto; Apik Budi Santoso; Juhadi Juhadi; M. Rifky Abu Zamroh; Aulia Syafira Fithri Syafira Fithri; Ika Nura Fina; Rafi Naufal Thariq Raihan
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 13, No 1 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v13i1.26699

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan WebGIS berbantuan My Maps guna meningkatkan kemampuan analisis spasial siswa kelas X SMA di Kota Semarang dalam pembelajaran materi interpretasi citra. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan analisis spasial siswa dan keterbatasan akses terhadap teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest, melibatkan siswa dari SMAN 1, SMAN 3, dan SMAN 5 Kota Semarang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan signifikan pada keterampilan analisis spasial siswa setelah penggunaan WebGIS berbantuan My Maps, ditunjukkan oleh peningkatan skor praktik keterampilan dari fase awal ke fase akhir pada seluruh sekolah. Selain itu, respons siswa terhadap penggunaan media ini sangat positif, dengan sebagian besar siswa menilai media mudah diakses, interaktif, dan sesuai dengan kurikulum merdeka. Temuan ini menunjukkan bahwa WebGIS berbasis My Maps efektif dalam mendukung pembelajaran geografi dan berpotensi untuk diterapkan secara lebih luas dalam pendidikan spasial di tingkat menengah. Abstract: This study aims to implement WebGIS assisted by My Maps to improve the spatial analysis skills of 10th-grade high school students in Semarang City in the subject of image interpretation. The background of this research lies in the students' low spatial analytical abilities and limited access to Geographic Information System (GIS) technology in schools. A pre-experimental method with a one-group pretest-posttest design was employed, involving students from SMAN 1, SMAN 3, and SMAN 5 Semarang City. Data were collected through observation, questionnaires, and documentation. The results showed a significant improvement in students' spatial analysis skills after using WebGIS assisted by My Maps, as evidenced by increased performance scores from the initial to final skill practice phases across all schools. Furthermore, student responses to the use of this media were overwhelmingly positive, with most students finding it accessible, interactive, and aligned with the independent curriculum. These findings indicate that WebGIS based on My Maps is effective in supporting geography learning and holds great potential for broader application in spatial education at the secondary school level.