Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Metode Cluster Hirarki pada Data Margin Perdagangan dan Pengangkutan Komoditas Strategis di Indonesia Tahun 2021 Erna Suprihartiningsih; Sri Juli Asdiyanti Samuda
Ecoplan Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecoplan.v6i1.633

Abstract

This study aims to compare the hierarchical cluster analysis method to classify the value of trading and transportation margin (MPP) into three groups, each with specific characteristics for each commodity strategy. Cophenetic correlation analysis shows that the average hierarchical cluster method is the best for classifying strategic commodity MPPs in Indonesia in 2021. Cluster 1 has moderate characteristics (MPP) for shallots, rice, and purebred chicken. At the same time, Red Chili has low MPP characteristics in this cluster. Hopefully, this study can help policymakers make strategic decisions to reduce commodites’s MPP in provinces which includes clusters 2 and 3 belonging to the high MPP so that the distribution pattern can be more efficient.
Dapatkah Akses Listrik Meningkatkan Ketahanan Pangan Di Indonesia? Sri Juli Asdiyanti Samuda
TheJournalish: Social and Government Vol. 4 No. 5 (2023): Special Issue
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v4i5.597

Abstract

Hubungan antara akses listrik dan ketahanan pangan telah diteliti selama beberapa tahun namun belum seluruhnya didukung dengan bukti empiris. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi peran akses listrik terhadap ketahanan pangan pada tingkat kabupaten/kota di Indonesia antara tahun 2018 hingga 2021. Hasil menunjukkan adanya keterkaitan spasial antara ketahanan pangan kabupaten/kota dengan wilayah sekitaran yang memiliki kesamaan karakteristik. Berdasarkan estimasi Spatial Error Model (SEM), penelitian ini menemukan adanya peran positif kapasitas terpasang pembangkit listrik terhadap indeks ketahanan pangan di Indonesia. Sementara, jumlah gardu tidak secara signifikan memengaruhi ketahanan pangan. Hasil ini diharapkan dapat mendorong pembuat kebijakan untuk memprioritaskan investasi pada infrastruktur ketenagalistrikan, yang dapat meningkatkan ketahanan pangan di kabupaten/kota. Variabel lain seperti share industri terhadap PDRB, PDRB per kapita, dan indeks pembangunan gender juga secara signifikan memengaruhi ketahanan pangan di Indonesia.