I Dewa Gede Darma Permana
UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDIDIKAN SUSILA DALAM KISAH ĀRANYA KĀNDA RAMĀYĀNA SEBAGAI PEDOMAN MENJALANI KEHIDUPAN BERUMAH TANGGA I Dewa Gede Darma Permana
Kalangwan Jurnal Pendidikan Agama, Bahasa dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.31 KB) | DOI: 10.25078/kalangwan.v11i2.1481

Abstract

Pendidikan susila merupakan salah satu pengetahuan yang wajib dipelajari oleh setiap manusia di dunia, tidak terkecuali suami-istri dalam kehidupan berumah tangga. Terlebih pendidikan susila merupakan salah satu pedoman dalam membentuk keluarga yang harmonis. Dalam ajaran agama Hindu, kisah Āranya Kānda Ramāyāna merupakan cerita luhur yang menjadi bagian dari kitab suci Weda. Di dalamnya terdapat cerita yang menegangkan ketika Dewi Sītā sebagai istri dari Śrī Rāma, diculik oleh raksasa Ravana. Berkaca dengan hal tersebut, penelitian ini tertarik mengkaji lebih dalam mengenai kisah Āranya Kānda Ramāyāna tersebut, untuk menemukan pendidikan susila untuk kehidupan rumah tangga. Dalam penelitian ini, dirumuskan juga beberapa permasalahan, yaitu terkait pendidikan susila dalam kehidupan berumah tangga, kisah Āranya Kānda Ramāyāna, serta pendidikan susila yang terkandung didalam kisah Āranya Kānda Ramāyāna sebagai jawaban dari tantangan kehidupan berumah tangga. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif,, dan studi kepustakaan, serta menggunakan analisis data dari Miles and Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, kisah Āranya Kānda Ramāyāna mengandung berbagai nilai-nilai etika dan moralitas baik untuk suami dan istri. Dengan mengetahui pendidikan susila tersebut, tentu bermanfaat sebagai pedoman dalam membentuk kehidupan rumah tangga yang harmonis.
IMPLIKASI STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI TERHADAP PENGUATAN INDIKATOR MODERASI BERAGAMA DI SD SARASWATI 6 DENPASAR I Dewa Gede Darma Permana
Jurnal Pendidikan Agama Vol 3 No 02 (2023)
Publisher : UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/japam.v3i02.2863

Abstract

Ethnocentrism, exclusivity, and intolerance are challenges that a pluralistic country like Indonesia must face. Considering these problems, a strategy by teachers is needed to strengthen the existence of religious moderation in the school environment, such as what is done by Hindu Religious Education and Ethics teachers at Saraswati 6 Denpasar Elementary School (SD Saraswati 6 Denpasar). Reflecting on this, this study is interested in presenting the implications of the Hindu Religious Education and Ethics teacher's strategy for strengthening indicators of religious moderation. The formulation of the problem in this study is answered systematically, starting from the implications of strengthening indicators of national commitment, tolerance, non-violence, and accommodation of local culture. The research method in this paper is a qualitative type of research with a descriptive naturalistic-based field research approach. The data sources used come from primary and secondary sources. Data collection methods that use observation techniques, interviews, literature studies, and data analysis that uses the approach of Miles and Huberman. The results of this study indicate that the strategies implemented by Hindu Religious Education and Ethics teachers are able to have a positive impact on strengthening indicators of religious moderation at SD Saraswati 6 Denpasar, both in terms of indicators of national commitment, tolerance, non-violence, and accommodation of local culture. The results of this paper are intended as guidelines for teachers to anchor the concept of religious moderation in schools.