Bearing roda merupakan komponen mekanis yang berfungsi menopang beban radial dan aksial sekaligus memungkinkan roda berputar dengan gesekan yang minimum. Deteksi dini kerusakan bearing sangat penting untuk meningkatkan keselamatan, keandalan, dan efektivitas pemeliharaan kendaraan. Permasalahannya alat pendeteksi kerusakan bearing di pasaran masih terbatas. Penelitian ini bertujuan merancang dan membuat alat simulator pendeteksi kerusakan bearing roda berbasis sistem multi-sensor yang terintegrasi dengan mikrokontroler ESP32. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen melalui tahapan perancangan, fabrikasi (integrasi sistem mekanik dan elektronik) agar mampu mensimulasikan kondisi kerja bearing secara terkontrol, dan pengujian fungsi simulator. Sistem mekanik terdiri atas motor AC 1 phase berkecepatan maksimum 3000 rpm, transmisi pulley-belt, poros, dan roda uji, sedangkan sistem elektronik terdiri dari sensor getaran SW-420, sensor akustik MAX4466, sensor suhu inframerah MLX90614, sensor Hall Effect sebagai pengukur kecepatan putar, LCD 20×4 sebagai media tampilan, serta data logger sebagai media penyimpanan data. Simulator dirancang menggunakan Autodesk Fusion 360 kemudian direalisasikan menjadi sebuah prototipe yang mampu mengintegrasikan seluruh komponen secara fungsional. Pengujian simulator dilakukan dengan menguji fungsi masing-masing sensor dan menguji fungsi sistem secara keselurahan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa simulator yang dikembangkan mampu melakukan pengukuran, menampilkan, dan merekam parameter getaran, kebisingan, suhu, serta kecepatan putar secara real-time. Simulator ini diharapkan dapat digunakan sebagai media penelitian, pengujian dan deteksi dini kerusakan bearing roda di masa mendatang.