Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Jumlah Pisau Pengaduk Dan Putaran Spin Disk Terhadap Mikrostruktur Permukaan Mur dan Baut Pada Mesin Cuci Mur Dan Baut Otomatis Zulfa Adi Muslim Zulfa; Nurhadi
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol 13 No 1 (2023): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v13i1.4844

Abstract

Service kendaraan pada bengkel otomotif seringkali terjadi kendala efisiensi waktu pelayanan, sebab terkendala dalam melakukan pekerjaan pembersihan pada mur dan baut. Melihat adanya masalah pada bengkel peneliti mencoba memberikan solusi berupa alat pencuci mur dan baut yang kemudian diteliti hasil cuciannya untuk mengetahui seberapa bersih hasil cucian dari alat ini. Penelitian menggunakan metode eksperimen, menggunakan 2 variabel bebas yaitu 1, 2 dan 3 pisau pengaduk dan putaran spin disk 100, 200 dan 300 Rpm, 1 variabel terikat hasil mikrostruktur mur dan baut. Hasil menunjukkan variabel jumlah pisau pengaduk berpengaruh signifikan terhadap mikrostruktur mur dan baut, dan variabel putaran spin disk tidak berpengaruh signifikan terhadap mikrostruktur mur dan baut, berdsarkan analisis grafik pada variasi putaran spin disk 100,200 dan 300 Rpm dan menggunakan 1 pisau pengaduk didapatkan area karat yang tinggi yaitu 97,96 dan 92 % area karat. Hasil dibuktikan dengan analisis two-way Anova, berdasarkan analisis jumlah pengaduk mendapatkan nilai P-Value 0,007 yang berarti 0,007< 0,05 maka terdapat pengaruh signifikan pada variabel bebas jumlah pisau pengaduk terhadap mikrostruktur mur dan baut, nilai P-value dari putaran spin disk sebesar 0,095 yang berarti 0,095 > 0,05 maka tidak terdapat pengaruh signifikan pada variabel bebas putaran spin disk terhadap mikrostruktur permukaan mur dan baut.
Pengaruh Jumlah Pisau Pengaduk Dan Putaran Spin Disk Terhadap Mikrostruktur Permukaan Mur dan Baut Pada Mesin Cuci Mur Dan Baut Otomatis Zulfa Adi Muslim Zulfa; Nurhadi
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 13 No. 1 (2023): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v13i1.4844

Abstract

Service kendaraan pada bengkel otomotif seringkali terjadi kendala efisiensi waktu pelayanan, sebab terkendala dalam melakukan pekerjaan pembersihan pada mur dan baut. Melihat adanya masalah pada bengkel peneliti mencoba memberikan solusi berupa alat pencuci mur dan baut yang kemudian diteliti hasil cuciannya untuk mengetahui seberapa bersih hasil cucian dari alat ini. Penelitian menggunakan metode eksperimen, menggunakan 2 variabel bebas yaitu 1, 2 dan 3 pisau pengaduk dan putaran spin disk 100, 200 dan 300 Rpm, 1 variabel terikat hasil mikrostruktur mur dan baut. Hasil menunjukkan variabel jumlah pisau pengaduk berpengaruh signifikan terhadap mikrostruktur mur dan baut, dan variabel putaran spin disk tidak berpengaruh signifikan terhadap mikrostruktur mur dan baut, berdsarkan analisis grafik pada variasi putaran spin disk 100,200 dan 300 Rpm dan menggunakan 1 pisau pengaduk didapatkan area karat yang tinggi yaitu 97,96 dan 92 % area karat. Hasil dibuktikan dengan analisis two-way Anova, berdasarkan analisis jumlah pengaduk mendapatkan nilai P-Value 0,007 yang berarti 0,007< 0,05 maka terdapat pengaruh signifikan pada variabel bebas jumlah pisau pengaduk terhadap mikrostruktur mur dan baut, nilai P-value dari putaran spin disk sebesar 0,095 yang berarti 0,095 > 0,05 maka tidak terdapat pengaruh signifikan pada variabel bebas putaran spin disk terhadap mikrostruktur permukaan mur dan baut.
Perancangan dan Pembuatan Simulator Pendeteksi Kerusakan Bearing Sutan Dzaky H.N; Nurhadi
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy Vol 6 No 2 (2026)
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jamere.v6i2.1638

Abstract

Bearing roda merupakan komponen mekanis yang berfungsi menopang beban radial dan aksial sekaligus memungkinkan roda berputar dengan gesekan yang minimum. Deteksi dini kerusakan bearing sangat penting untuk meningkatkan keselamatan, keandalan, dan efektivitas pemeliharaan kendaraan. Permasalahannya alat pendeteksi kerusakan bearing di pasaran masih terbatas. Penelitian ini bertujuan merancang dan membuat alat simulator pendeteksi kerusakan bearing roda berbasis sistem multi-sensor yang terintegrasi dengan mikrokontroler ESP32. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen melalui tahapan perancangan, fabrikasi (integrasi sistem mekanik dan elektronik) agar mampu mensimulasikan kondisi kerja bearing secara terkontrol, dan pengujian fungsi simulator. Sistem mekanik terdiri atas motor AC 1 phase berkecepatan maksimum 3000 rpm, transmisi pulley-belt, poros, dan roda uji, sedangkan sistem elektronik terdiri dari sensor getaran SW-420, sensor akustik MAX4466, sensor suhu inframerah MLX90614, sensor Hall Effect sebagai pengukur kecepatan putar, LCD 20×4  sebagai media tampilan, serta data logger sebagai media penyimpanan data. Simulator dirancang menggunakan Autodesk Fusion 360 kemudian direalisasikan menjadi sebuah prototipe yang mampu mengintegrasikan seluruh komponen secara fungsional. Pengujian simulator dilakukan dengan menguji fungsi masing-masing sensor dan menguji fungsi sistem secara keselurahan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa simulator yang dikembangkan mampu melakukan pengukuran, menampilkan, dan merekam parameter getaran, kebisingan, suhu, serta kecepatan putar secara real-time. Simulator ini diharapkan dapat digunakan sebagai media penelitian, pengujian dan deteksi dini kerusakan bearing roda di masa mendatang. 
Perbaikan dan modifikasi alat peraga sistem AC mobil dengan penambahan pengukur tekanan dan suhu pada 4 titik Akbar Dwi Maulana; Nurhadi
Perwira Journal of Science & Engineering Vol 6 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Perwira Purbalingga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/4kskn595

Abstract

Kerusakan dan kekurangan komponen pada alat peraga sistem AC mobil di Politeknik Negeri Malang PSDKU Lumajang menyebabkan alat tidak dapat digunakan secara optimal sebagai media pembelajaran praktikum. Permasalahan yang ditemukan meliputi tidak adanya motor penggerak, kerusakan evaporator dan receiver dryer, kebocoran pipa refrigeran, serta belum tersedianya alat ukur tekanan dan suhu. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki dan memodifikasi alat peraga sistem AC mobil agar dapat digunakan kembali serta mampu menampilkan data tekanan dan suhu refrigeran secara realtime. Perbaikan dilakukan dengan menambahkan motor penggerak yang dilengkapi inverter, mengganti evaporator, mengganti receiver dryer, memperbaiki kebocoran pipa refrigeran. Modifikasi dilakukan dengan memasang empat pressure gauge dan empat sensor thermocouple yang terhubung dengan Arduino Nano, modul MAX6675, dan LCD I2C 20×4. Pengujian dilakukan pada empat titik pengamatan, yaitu keluaran evaporator (P1,T1); keluaran kompresor (P2,T2); keluaran kondensor (P3,T3); dan masuk evaporator (P4,T4). Hasil pengujian menunjukkan tekanan masing-masing 1,8 bar (P1); 10,5 bar (P2); 10,5 bar (P3); dan 1,8 bar (P4) dengan suhu sebesar 26,5°C (T1); 87,25°C (T2); 31°C (T3), dan 8°C (T4). Hasil tersebut menunjukkan bahwa alat peraga telah berfungsi dengan baik dan mampu mengukur tekanan dan suhu sistem refrigerasi secara realtime, namun motor belum mampu menggerakkan kompresor secara optimal pada massa refrigeran penuh.